Palembang Terima Penghargaan Warisan Budaya

  • 16 Mei 2026 22:06 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Pemkot Palembang menerima penghargaan Warisan Budaya Tak Benda Indonesia dan Cagar Budaya Nasional
  • Penghargaan diserahkan pada pembukaan Festival Sriwijaya XXXIV di Jakabaring
  • Festival Sriwijaya menjadi ajang pelestarian budaya dan sejarah Kerajaan Sriwijaya

RRI.CO.ID, Palembang - Pemerintah Kota Palembang menerima penghargaan Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda Indonesia dan Sertifikat Cagar Budaya Peringkat Nasional pada pembukaan Festival Sriwijaya XXXIV. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, kepada Sekda Kota Palembang, Aprizal Hasyim.

Penyerahan penghargaan berlangsung di pelataran Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan kawasan Jakabaring, Jumat, 15 Mei 2026. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya pelestarian budaya dan warisan sejarah di Kota Palembang.

Aprizal Hasyim hadir didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, serta Kepala Dinas Kominfo Kota Palembang, Adi Zahri. Turut hadir Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani.

Festival Sriwijaya XXXIV tahun 2026 mengusung tema “The Ancient Relics of Sriwijaya”. Kegiatan budaya tahunan terbesar di Sumatera Selatan tersebut berlangsung mulai 15 hingga 17 Mei 2026.

Pembukaan festival dimeriahkan parade pakaian adat dari 17 kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan. Selain itu, panitia juga menghadirkan talkshow kebudayaan, workshop kuliner, pertunjukan Dul Muluk, dan workshop wastra khas Sumsel.

Dalam sambutannya, Cik Ujang mengatakan Festival Sriwijaya menjadi bentuk nyata menjaga warisan budaya dan sejarah Kerajaan Sriwijaya. Menurutnya, budaya daerah harus terus dijaga agar tetap dikenal generasi muda.

“Tak hanya mengenang kejayaan Kerajaan Sriwijaya, kita juga akan mengaktifkan kreativitas di bidang seni dan budaya,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi seluruh daerah yang aktif melestarikan budaya lokal.

Penghargaan yang diterima Pemerintah Kota Palembang dinilai menjadi bentuk pengakuan atas komitmen menjaga identitas budaya daerah. Palembang selama ini dikenal memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang kuat sebagai pusat peradaban Sriwijaya masa lampau.

Selain menjadi agenda budaya tahunan, Festival Sriwijaya juga menjadi ruang promosi seni dan ekonomi kreatif masyarakat Sumatera Selatan. Kehadiran festival diharapkan mampu memperkuat sektor pariwisata dan budaya daerah.

Cik Ujang turut menyampaikan apresiasi kepada pelaku seni budaya, sponsor, pelaku UMKM, dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya festival. Menurutnya, kolaborasi berbagai sektor menjadi kekuatan penting dalam menjaga budaya daerah tetap hidup.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....