Duta Budaya Sumsel Aliya Shaumy Mafira Siap Berlaga di Ajang Nasional

  • 24 Jul 2026 12:00 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Aliya Shaumy Mafira berhasil meraih gelar Duta Budaya Sumatera Selatan 2026 dan akan mewakili provinsi pada ajang Duta Budaya Indonesia tingkat nasional.
  • Keberanian mengatasi rasa minder dan dukungan penuh dari keluarga menjadi kunci keberhasilan Aliya dalam mengikuti kompetisi.
  • Aliya berharap dapat mempromosikan budaya Sumatera Selatan sekaligus menginspirasi generasi muda untuk berani mengembangkan potensi diri.

RRI.CO.ID, Palembang - Aliya Shaumy Mafira resmi menyandang gelar Duta Budaya Sumatera Selatan 2026 dan akan mewakili provinsi ke ajang Duta Budaya Indonesia tingkat nasional. Pelajar SMA Negeri 8 Palembang ini meraih gelar tersebut pada Mei 2026 lalu.

Hal tersebut ia ungkapkan dalam siaran Obrolan Komunitas Pro 4 RRI Palembang pada Sabtu, 18 Juli 2026. Aliya mengaku tertarik mengikuti ajang tersebut usai kerap melihat pemilihan duta budaya di media sosial dan televisi.

"Aliya itu tertarik buat ngikutin ajang ini karena didorong sama Bunda," ujar Aliya. Ia mengaku sebelumnya sempat mengikuti ajang Putra-Putri SMA di sekolahnya pada tahun yang sama.

Aliya menyebut proses seleksi Duta Budaya Sumatera Selatan diikuti lebih dari 30 peserta sebelum akhirnya menyisakan sepuluh finalis. Ia berhasil meraih posisi Winner dan akan berangkat ke ajang nasional bersama tiga perwakilan lainnya.

"Alhamdulillahnya Mei kemarin bisa dapat gelar dan kesempatan untuk melaju ke ajang nasional ya" katanya. Aliya juga membagikan ceritanya yang melalui tahap wawancara, karantina, hingga malam bakat sebelum dinyatakan sebagai finalis.

Aliya mengaku dirinya dulu memiliki kepribadian pemalu dan sempat takut tampil di depan umum. Ia menegaskan keberanian melawan rasa takut tersebut menjadi kunci utama keberhasilannya meraih gelar Duta Budaya.

"Fun fact, Aliya tuh sebenarnya dulu pemalu dan kurang berani tampil gitu," ujarnya. Aliya menegaskan keikutsertaannya membuktikan bahwa kepribadian pendiam bukan halangan untuk tampil percaya diri di hadapan umum.

Aliya mengaku mendapat dukungan penuh dari keluarga sejak awal mendaftar hingga proses karantina berlangsung. Ia menegaskan dukungan tersebut menjadi motivasi utama dalam menjalani rangkaian kompetisi menuju ajang nasional di Solo mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....