Bukan Manusia Biasa, Lahirnya Rasulullah Bawa Risalah Peradaban Baru

  • 14 Sep 2026 09:05 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Kelahiran Rasulullah bukan sekadar lahirnya manusia biasa tapi manusia yang membawa risalah baru untuk mengubah tatanan peradaban kehidupan berdasar wahyu.
  • Rasulullah mengajak kita bagaimana mengatur hubungan kita kepada Allah juga kepada manusia.
  • Kita harus meningkatkan perilaku dan tindakan Rasulullah dalam berbagai aspek kehidupan baik ibadah dan iman kita agar memberikan kebaikan dan kedamaian juga kesejahteraan bagi semua

RRI.CO.ID, Palembang - Kelahiran Rasulullah bukan sekadar lahirnya manusia biasa tapi manusia yang membawa risalah baru untuk mengubah tatanan peradaban kehidupan berdasar wahyu. Hal ini dijelaskan Ustaz Mahmud Jamhur Mudir Rumah Tahfidz RQMM Palembang ketika menjadi narasumber acara Mutiara Pagi melalui telpon di Studio Pro 1 RRI Palembang, Sabtu 12 September 2026.

Ustaz Mahmud menerangkan peradaban kehidupan bersadar wahyu yaitu kehidupan Islami berdasarkan aturan Allah. Meliputi aspek apa saja sesuai diutusnya Rasulullah untuk merubah kehidupan sesuai wahyu yaitu Al Qur'an dan hadist sesuai syariat Islam.

"Allah menyebutkan dalam Al Qur'an yang bermakna kami telah mengutus Engkau Muhammad melainkan untuk seluruh umat. Bukan hanya untuk orang Arab saja tapi seluruh umat manusia, yang berbeda Nabi lainnya yang diutus Allah untuk kaumnya saja" tambah Ustaz.

Rasulullah hijrah dari Mekah ke Madinah sebagai tanda dimulainya kehidupan Islam. Baik secara Ruhiyah atau kehidupan yang berkaitan dengan ibadah seperti shalat, zakat yang semua menuju aspek spriritual.

Ustaz menjelaskan Rasulullah tidak hanya mengatur kehidupan pribadi saja tapi kehidupan Islami dalam aspek Mu'amalah ekonomi, politik dan Sosial. Semua hubungan satu manusia dengan lainnya termasuk pengaturan harta yang sesuai syariat Islam.

Selama 10 tahun Rasulullah memimpin dengan penerapan syariat Islam dan karena perjuangan Rasululah kita sampai hari ini bisa hidup beribadah dan beriman. Walaupun banyak sisi yang belum sempurna yaitu kehidupan tata cara ibadah hanya kepada Allah.

Ustaz Mahmud menambahkan Rasulullah mengajak kita bagaimana mengatur hubungan kita kepada Allah juga kepada manusia. Termasuk pada diri sendiri seperti dalam hal makan, minum, akhlak yang dilakukan bukan hanya teori tapi pelaksanaan dalam kehidupan sehari hari sesuai kaidah Islam.

"Kita harus meningkatkan perilaku dan tindakan Rasulullah dalam berbagai aspek kehidupan baik ibadah dan iman kita agar memberikan kebaikan dan kedamaian juga kesejahteraan bagi semua," pesan Ustaz menutup dialog.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....