Sedekah Sebagai Solusi Menjaga Kesehatan Lahir dan Batin

  • 14 Sep 2026 07:55 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Sedekah dinilai dapat menjadi solusi bagi kesehatan lahir maupun batin, jika dilakukan sesuai tuntunan dan dengan keikhlasan.
  • Menyebut-nyebut pemberian dan menyakiti penerima harus dihindari, karena dapat memunculkan kesombongan, riya, dan persoalan pada kondisi batin.
  • Sedekah tidak hanya berupa materi, tetapi juga dapat dilakukan melalui bantuan tenaga, senyum, serta menjaga perasaan dan hubungan baik dengan sesama.

RRI.CO.ID, Palembang – Sedekah dinilai tidak hanya berkaitan dengan berbagi kepada sesama, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan lahir dan batin. Hal tersebut disampaikan Ustazah RA Erika Septiana dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Palembang, Kamis, 10 September 2026.

Ustazah Erika menjelaskan, perintah bersedekah dalam bentuk infak, sedekah, dan zakat merupakan perintah untuk berbagi yang dapat memberikan dampak terhadap kondisi seseorang. “Sungguh sedekah ini bisa menjadi solusi bagi kesehatan kita, kesehatan lahir maupun kesehatan batin,” ujar Ustazah Erika.

Menurutnya, manfaat tersebut berkaitan dengan cara seseorang menjalankan sedekah, terutama dalam menjaga sikap setelah memberikan sesuatu kepada orang lain. Ia mengingatkan agar pemberian tidak diikuti dengan menyebut-nyebut apa yang telah diberikan maupun menyakiti perasaan penerimanya.

Ustazah Erika menyebut, sikap menyombongkan pemberian dapat memunculkan persoalan pada kondisi batin seseorang. “Ketika kita mulai melakukan tindakan ini, tentu kita sedang membukakan pintu penyakit stres, penyakit sombong,” katanya.

Ia menjelaskan, sedekah tidak hanya berupa materi, tetapi juga dapat diwujudkan melalui bantuan tenaga, menjaga perasaan orang lain, maupun memberikan senyum dan sikap yang baik dalam pergaulan. Menurutnya, berbagai bentuk kebaikan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan dengan lingkungan sekaligus kondisi batin.

Ustazah Erika juga menekankan bahwa jumlah sedekah bukan satu-satunya ukuran dalam menjalankan ibadah tersebut. Menurutnya, seseorang perlu memperhatikan keikhlasan ketika memberikan sesuatu dan tetap bersedekah tanpa mengabaikan hak hidup diri sendiri maupun keluarga.

Selain itu, ia juga menjelaskan pentingnya menghindari sifat riya dan kesombongan setelah bersedekah. Ia mengingatkan agar pemberian diniatkan untuk Allah SWT dan tidak dijadikan alasan untuk membanggakan diri di hadapan orang lain.

Ustazah Erika mengatakan, kebiasaan berbagi sebaiknya dilakukan secara rutin dan terus-menerus sesuai kemampuan. “Semakin banyak kita bersedekah dan sedekah itu kita tidak sombongkan, maka kesehatan tubuh kita akan semakin terdukung dengan tindakan kita,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....