Memahami Hubungan Manusia dan Hewan dalam Islam

  • 10 Sep 2026 06:34 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Dalam perspektif Islam, akal, ilmu, dan iman menjadi bekal utama bagi manusia untuk menjalani kehidupan dan menjaga perilakunya.
  • Ustaz Imron Taslim, Pimpinan Pondok Pesantren Tadabbur Al-Qur'an, menyampaikan pentingnya ketiga elemen tersebut dalam meningkatkan derajat manusia.
  • Manusia akan memiliki sifat menyerupai hewan apabila mengabaikan akal, ilmu, dan iman dalam kehidupannya.

RRI.CO.ID, Palembang - Dalam perspektif Islam, manusia dibekali akal, ilmu, dan iman untuk menjalani kehidupan. Ketiganya menjadi bekal agar manusia mampu menjaga perilaku dan meningkatkan derajatnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Tadabbur Al-Qur'an, Ustaz Imron Taslim menyampaikan hal tersebut dalam Mutiara Pagi Pro 1 RRI Palembang, Senin, 7 September 2026. Ia menjelaskan manusia dapat memiliki sifat menyerupai hewan ketika mengabaikan akal, ilmu, dan iman.

Menurutnya, Al-Qur'an menggambarkan manusia yang tidak menggunakan akal dan ilmu dapat berada di bawah derajat hewan. Hal tersebut menjadi peringatan agar manusia tidak hanya mengejar kebutuhan duniawi.

"Beberapa karakter hewan sebagai bahan pembelajaran bagi manusia. Lebah, semut, dan kuda menjadi contoh yang dapat dikaitkan dengan nilai positif," jelasnya.

Lebah menghasilkan madu yang bermanfaat, sementara semut dikenal memiliki kehidupan yang tertata dan bekerja secara bersama. Kuda juga dapat menjadi gambaran kepatuhan terhadap tugas yang diberikan.

"Sebaliknya, sejumlah perumpamaan dalam Al-Qur'an menggambarkan perilaku manusia melalui karakter hewan tertentu. Perumpamaan tersebut menjadi pelajaran agar manusia menghindari sifat buruk dalam kehidupan," tambah Ustaz Imron.

Ia menekankan pentingnya memadukan iman dan ilmu dalam membentuk akhlak manusia. Menurutnya, iman tanpa ilmu dapat membuat seseorang kehilangan arah dalam menjalankan kehidupannya.

Pemahaman terhadap karakter hewan bukan untuk merendahkan makhluk ciptaan Allah. Namun, hal tersebut dapat menjadi sarana bagi manusia untuk bercermin dan memperbaiki akhlaknya.

Ustaz Imron mengajak masyarakat terus meningkatkan iman, ilmu, dan kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, manusia dapat menjalankan perannya sebagai makhluk yang dimuliakan Allah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....