Generasi Muda Merdeka dan Berprestasi Melalui Seni Puisi

  • 26 Agt 2026 08:00 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Dialog Obrolan Komunitas RRI Palembang pada 17 Agustus 2026 mengangkat tema 'Generasi Muda Merdeka dan Berprestasi' dengan fokus pada pengembangan bakat seni.
  • Kaira Raisya Putri dari SMAN 17 Palembang meraih juara 2 dalam Lomba Baca Puisi Sanggar Sastra dan menjadikan prestasi tersebut sebagai motivasi untuk terus berkembang di bidang seni sastra.
  • Semangat generasi muda dalam mengembangkan kemampuan di bidang seni menjadi pembahasan utama yang menunjukkan komitmen terhadap prestasi dan inovasi budaya.

RRI.CO.ID, Palembang - Semangat generasi muda dalam mengembangkan bakat dan meraih prestasi melalui bidang seni menjadi pembahasan dalam program Dialog Obrolan Komunitas RRI Palembang, Senin , 17 Agustus 2026. Mengangkat tema “Generasi Muda Merdeka dan Berprestasi".

Juara 2 Lomba Baca Puisi Sanggar Sastra dari SMAN 17 Palembang, Kaira Raisya Putri, mengaku tidak menyangka dapat meraih juara kedua dalam lomba baca puisi yang diikutinya. Prestasi tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi bagi dirinya untuk terus mengembangkan kemampuan dalam bidang seni sastra.

“Saya tidak menyangka bisa mendapatkan juara 2 dalam lomba baca puisi,” ujar Kaira. Menurut Kaira, persiapan menjadi salah satu hal penting sebelum mengikuti perlombaan baca puisi.

Peserta tidak hanya dituntut mampu membaca teks, tetapi juga harus memahami isi dan pesan yang terkandung dalam puisi. Ia menjelaskan, langkah pertama yang dilakukan dalam mempersiapkan lomba adalah memahami atau menjiwai puisi yang akan dibawakan.

Sementara itu, Albab Al Choir, deklamator Sanggar Sastra dan pelatih teater MAN 2 Palembang mengatakan dirinya bersyukur karena kegiatan lomba di Sanggar Sastra mendapat antusiasme dari banyak peserta. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan sastra menjadi hal positif karena dapat menjadi wadah untuk mengembangkan minat dan bakat.

“Alhamdulillah, ketika melaksanakan lomba di Sanggar Sastra ini banyak yang ikut,” ujar Albab. Albab menambahkan bahwa Sanggar Sastra bukan hanya menjadi tempat untuk mengikuti perlombaan, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar dan berkembang bersama dalam bidang sastra, khususnya puisi.

Menurutnya, keberadaan sanggar dapat membantu peserta mendapatkan pengalaman, bertukar pengetahuan, serta meningkatkan kemampuan dalam membawakan karya sastra. “Sanggar Sastra ini tempat untuk belajar bersama mengenai puisi,” jelas Albab.

Di sisi lain, Rahmi Ghoniyya, peserta Lomba Baca Puisi Sanggar Sastra dari SMKN 1 Palembang, mengungkapkan bahwa perlombaan tersebut merupakan pengalaman pertamanya mengikuti lomba baca puisi. Ia mengaku masih dalam tahap belajar dan terus berusaha meningkatkan kemampuan dalam membacakan puisi.

Rahmi mengatakan salah satu hal yang masih dipelajarinya adalah teknik notasi dan nada ketika membaca puisi. "Kemampuan tersebut penting agar pembacaan puisi dapat disampaikan dengan ekspresi dan intonasi yang tepat," ungkap Rahmi.

Kegiatan Sanggar Sastra menjadi salah satu wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengembangkan kemampuan di bidang seni. Melalui kegiatan seperti lomba baca puisi, pelajar dapat belajar tampil percaya diri, mengasah kemampuan vokal, serta memahami nilai dan pesan yang terdapat dalam karya sastra.

Momentum peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia juga menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk memaknai kemerdekaan melalui prestasi dan kreativitas. Semangat berkarya, keberanian mencoba, serta kemauan untuk terus belajar menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang merdeka dan berprestasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....