Kecanduan AI Buat Pelajar Gagap Jelaskan Tulisan Sendiri
- 07 Agt 2026 23:00 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Ruang Gelora menemukan banyak pelajar masih menyalin jawaban dari AI secara mentah tanpa menyunting atau memahami isi tulisannya.
- Penggunaan AI tanpa berpikir kritis dinilai dapat melemahkan kemampuan literasi, analisis, dan komunikasi pelajar.
- Ruang Gelora mengajak generasi muda memanfaatkan AI secara bijak sebagai alat bantu, bukan pengganti proses belajar dan berpikir.
RRI.CO.ID, Palembang - Komunitas Ruang Gelora menyoroti kebiasaan pelajar yang menyalin mentah-mentah jawaban dari kecerdasan buatan tanpa proses penyaringan. Fenomena tersebut ditemukan selama menjalankan program edukasi literasi di berbagai sekolah.
Hal tersebut diungkapkan dalam siaran Obrolan Komunitas Pro 4 RRI Palembang pada Senin, 3 Agustus 2026. Pendiri Ruang Gelora, Lailatur Rohma, mengatakan hasil tulisan siswa kerap identik dengan jawaban mentah dari AI tanpa filter.
"Misal kita suruh buat nulis esai gitu ya, pas lihat hasil itu memang copy-paste dari AI, bahkan gak disunting sama sekali" ujar Laila. Ia menegaskan temuan tersebut diperoleh saat dirinya bersama tim melakukan kegiatan magang menjadi guru di sekolah beberapa waktu lalu.
Menurutnya, kebiasaan tersebut berdampak pada kemampuan siswa saat harus menjelaskan tulisannya secara lisan di hadapan guru. Banyak siswa tidak mampu menjawab sesuai dengan apa yang telah mereka tulis sebelumnya.
"Mereka enggak bisa ngomong yang sesuai dengan apa yang mereka tulis," katanya. Laila menegaskan kondisi tersebut menunjukkan lemahnya kemampuan berpikir kritis di kalangan pelajar saat ini.
Fenomena ini menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda dalam mengembangkan kemampuan literasi kritis. Laila menegaskan penggunaan AI sebaiknya hanya sebatas perantara, bukan pengganti proses berpikir.
"Kalau copy-paste itu pastinya menjadi tantangan untuk kita ya," katanya. Laila menegaskan kebiasaan tersebut dapat menurunkan kemampuan literasi generasi muda secara signifikan jika dibiarkan.
Ruang Gelora berharap generasi muda dapat lebih bijak memanfaatkan AI dengan tetap mencantumkan sumber dan melakukan verifikasi ulang atas setiap informasi. Komunitas ini menegaskan pentingnya literasi kritis di tengah kemudahan akses teknologi kecerdasan buatan saat ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....