Manfaat Literasi bagi Anak-Anak
- 29 Mar 2026 14:22 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Literasi pada anak-anak menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang cerdas, kritis, dan kreatif. Kemampuan membaca, menulis, serta memahami informasi sejak dini dinilai berpengaruh besar terhadap prestasi akademik maupun kehidupan sosial anak di masa depan.
Duta Literasi Remaja Sumatera Selatan, Sapril pada saat Dialog Indonesia Layak Anak (IDOLA) PRO 1 RRI Palembang, Minggu 29 Maret 2026. Sapril menceritakan perjalanan awalnya di dunia literasi yang dimulai sejak tahun 2019. Ia mengungkapkan bahwa kepeduliannya terhadap literasi semakin tumbuh saat masa pandemi COVID-19. “Awalnya bernama Teras Baca dan alhamdulillah pada tahun 2025 berkembang menjadi rumah yayasan literasi,” ujarnya.
Sapril juga menyoroti tantangan literasi di era digital, khususnya penggunaan gadget di kalangan anak-anak. Ia menjelaskan bahwa gadget sering dianggap sebagai musuh utama dalam meningkatkan minat baca. Namun, menurutnya hal tersebut tidak sepenuhnya benar. “Gadget bukan musuh terbesar, karena di dalamnya juga ada aplikasi buku,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa peran orang tua sangat penting dalam mengawasi penggunaan gadget oleh anak. Dengan pendampingan yang tepat, teknologi justru dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar yang efektif. Oleh karena itu, keseimbangan antara penggunaan teknologi dan kebiasaan membaca perlu dibangun sejak dini.
Ia juga menyarankan agar orang tua memilih bahan bacaan yang sesuai dengan usia anak. Untuk anak di bawah lima tahun, misalnya, buku dengan banyak gambar dan warna menarik dapat menjadi pilihan yang tepat. Pendekatan ini diharapkan mampu menumbuhkan ketertarikan anak terhadap dunia literasi sejak dini.
Di era digital, tantangan literasi anak semakin kompleks dengan banyaknya distraksi dari gawai dan media sosial. Oleh karena itu, pendampingan orang tua dan guru sangat diperlukan agar anak mampu memilah informasi yang bermanfaat.
Dengan budaya literasi yang ditanamkan sejak dini, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak dalam menyikapi perkembangan zaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....