BAZNAS Palembang Bedah 26 Rumah, Warga Kini Bebas Banjir

  • 19 Jun 2026 07:20 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Program Bedah rumah menjadi rangkaian dari Hari Jadi Kota Palembang ke-1343
  • Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui Program Palembang Peduli terus menunjukkan hasil nyata dari target 58 rumah sudah terealisasi 26 rumah.

RRI.CO.ID, Palembang - Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dijalankan BAZNAS Kota Palembang melalui Program Palembang Peduli terus menunjukkan hasil nyata bagi masyarakat. Hingga pertengahan 2026, sebanyak 26 rumah telah berhasil direhabilitasi dari target 58 rumah yang ditetapkan tahun ini.

‎Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah Saliyah, warga Gang Sayangan Kelurahan Plaju Ilir, Kecamatan Plaju. Rumah yang sebelumnya nyaris roboh dan kerap terendam banjir kini telah berubah menjadi hunian yang lebih aman dan nyaman.

‎Penyerahan simbolis hasil bedah rumah dilakukan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani, Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Palembang ke-1.343.

‎Dewi menegaskan, rumah layak huni merupakan kebutuhan dasar yang memiliki peran penting dalam kehidupan keluarga. Menurutnya, rumah bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga ruang tumbuhnya kasih sayang dan pendidikan pertama bagi anak-anak

"Rumah merupakan tempat tumbuhnya kasih sayang, pendidikan pertama bagi anak-anak, serta pondasi utama dalam membangun keluarga yang sehat, aman, dan sejahtera. Karena itu, ketersediaan rumah yang layak huni merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat penting bagi setiap warga," ungkapnya.

‎Ia juga menilai keberhasilan perbaikan rumah menjadi bukti nyata sinergi pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam mengoptimalkan dana umat. Program tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan pada masa mendatang.

‎"Semoga capaian ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus memperluas manfaat dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan," ucapnya.

‎Selain memberikan manfaat langsung, program bedah rumah dinilai dapat memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Hal itu sejalan dengan upaya mewujudkan Palembang yang semakin maju, peduli, dan sejahtera.

Atas capaian tersebut, Dewi menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Palembang, para muzaki, serta para donatur yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya. Dukungan berbagai pihak dinilai menjadi kunci keberlangsungan program sosial tersebut.

"Atas nama TP PKK Kota Palembang, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kota Palembang, para muzaki, serta donatur yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya. Sehingga, program ini bisa terus berjalan," tambahnya.

‎Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Palembang, Ridwan Nawawi, mengatakan pembiayaan program ini berasal dari dana zakat aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Palembang. Selain itu, dari target 58 rumah tahun 2026 ini, sekarang sudah terealisasi 26 rumah yang dibedah.

"Alhamdulillah, ini bisa digunakan untuk membantu masyarakat. Seperti untuk bedah rumah, bantuan anak sekolah. Mudah-mudahan amanah ini bisa terus kami jalankan untuk kepentingan masyarakat," ucapnya.

‎Di sisi lain, Saliyah mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengatakan keluarganya kini tidak lagi dihantui kekhawatiran saat hujan turun karena rumah yang sebelumnya rusak dan rawan banjir telah berubah menjadi tempat tinggal yang lebih layak.

‎"Alhamdulillah, rumah kami sudah tidak banjir lagi dulu rumah sudah mau roboh, sekarang sudah bagus lagi. Terima kasih Pemkot Palembang dan BAZNAS Kota Palembang," tutur Saliyah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....