Palembang Percepat Proyek Energi Listrik dari Limbah, Target Operasi 2026

  • 20 Apr 2026 15:53 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Percepatan proyek Pengolahan Sampah Energi Listrik di Palembang menjadi bagian dari agenda strategis nasional dalam penanganan sampah dan transisi energi. Hal ini ditandai dengan peninjauan langsung Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Director Investment Danantara Indonesia Fadli Rahman di kawasan Keramasan, Senin, 20 April 2026.

Proyek tersebut kini masuk dalam skema Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 sebagai penguatan kebijakan sebelumnya. Palembang menjadi salah satu daerah yang diprioritaskan dalam transformasi pengelolaan sampah modern.

Fadli Rahman menjelaskan proyek ini merupakan arahan langsung Presiden sebagai respons terhadap urgensi pengelolaan sampah nasional. Pemerintah menargetkan percepatan realisasi agar sistem pengolahan berjalan berkelanjutan.

“Kami bergerak cepat bersama pemerintah daerah agar transisi ini tuntas tahun ini,” ujarnya. Ia menegaskan proyek ini diharapkan memberi dampak lingkungan dan ekonomi bagi masyarakat.

Sementara itu, Ratu Dewa menyampaikan progres pembangunan telah mencapai 81 persen. Ia optimistis fasilitas tersebut dapat mulai beroperasi pada Oktober 2026.

Menurutnya, proyek ini tidak hanya berdampak pada pengelolaan sampah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. Pemerintah daerah mendorong keterlibatan tenaga kerja lokal dalam operasional.

“Pastikan tenaga kerja lokal terserap dan teknologi yang digunakan tetap ramah lingkungan,” tegasnya. Ia juga meminta pelibatan pelaku usaha kecil dalam ekosistem proyek.

Selain fungsi utama, fasilitas ini dirancang menjadi sarana edukasi bagi pelajar. Pemerintah berharap PSEL dapat menjadi pusat pembelajaran pengelolaan sampah modern.

Manager PT Indo Green Power Satriawan Ming menyatakan komitmen pihaknya mempercepat pembangunan. Ia juga menegaskan pelatihan tenaga kerja lokal telah dilakukan.

Kepala DLHK Palembang Akhmad Mustain menambahkan kolaborasi dengan daerah penyangga menjadi faktor pendukung keberhasilan proyek. Potensi pasokan sampah dari wilayah sekitar dinilai cukup besar.

Pemerintah optimistis proyek PSEL akan menjadi solusi jangka panjang pengelolaan sampah sekaligus sumber energi alternatif. Kehadiran fasilitas ini diharapkan memperkuat keberlanjutan lingkungan dan pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....