Pertamina Ajak Warga Nabung Sampah Demi Tambahan Gizi Anak

  • 08 Mei 2026 23:25 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Program TJSL Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel mengajak warga menabung sampah rumah tangga untuk ditukar dengan makanan tambahan dan layanan kesehatan anak.
  • Anak-anak mendapatkan PMT berupa telur, roti, bubur kacang hijau, serta pemeriksaan tinggi dan berat badan melalui kolaborasi dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Warga diajak memilah sampah dan menggunakan totebag produksi Bank Sampah Rumah Limas untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
  • Bank Sampah Rumah Limas mampu mengelola 500–700 kilogram sampah per bulan dengan pendapatan kelompok mencapai Rp700 ribu hingga Rp1 juta setiap bulan.

RRI.CO.ID, Palembang - Tumpukan sampah rumah tangga yang biasanya dianggap tidak bernilai kini justru menjadi jalan bagi warga mendapatkan tambahan makanan bergizi untuk anak-anak mereka. Melalui Program Ganas (Gerakan Nabung Sampah) Lebak Cindo, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menggabungkan kepedulian lingkungan dengan upaya peningkatan kesehatan masyarakat di Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Jumat, 8 Mei 2026.

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut mengajak warga menabung sampah rumah tangga di Bank Sampah Rumah Limas. Sampah yang dikumpulkan kemudian ditukar dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan layanan pemeriksaan kesehatan anak di posyandu.

Kegiatan yang rutin digelar setiap bulan itu kali ini dipusatkan di Posyandu Cempaka Putih dan melibatkan 245 anak penerima manfaat dari lima posyandu di wilayah tersebut.

Anak-anak mendapatkan makanan tambahan berupa telur, roti, bubur kacang hijau, hingga camilan khusus anak. Bersamaan dengan itu, petugas kesehatan juga melakukan pemeriksaan tinggi dan berat badan untuk memantau tumbuh kembang mereka.

Baca juga: Bright Gas Masuk Program Rutilahu, Pertamina Ajak Warga Bijak Energi

Program tersebut turut diperkuat melalui kolaborasi dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga masyarakat tidak hanya diajak menjaga lingkungan, tetapi juga mulai memperhatikan pemenuhan gizi keluarga.

Di sisi lain, warga juga mulai dibiasakan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Dalam kegiatan itu, masyarakat menggunakan totebag hasil produksi Bank Sampah Rumah Limas binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.

Totebag tersebut dirancang agar dapat dipakai berulang kali pada kegiatan posyandu berikutnya. Langkah sederhana itu perlahan membangun kebiasaan baru di tengah masyarakat untuk memilah sampah sekaligus memahami nilai ekonominya.

Saat ini, Bank Sampah Rumah Limas mampu mengelola sekitar 500 hingga 700 kilogram sampah setiap bulan. Dari pengelolaan tersebut, kelompok bank sampah memperoleh penghasilan berkisar Rp700 ribu sampai Rp1 juta per bulan.

Salah seorang warga RT 31 Kelurahan 24 Ilir, Sundari, mengaku kegiatan itu memberi manfaat langsung bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak.

“Alhamdulillah acaranya ramai dan bermanfaat. Anak-anak senang, kami juga jadi lebih semangat menjaga kebersihan dan mengumpulkan sampah di bank sampah,” katanya.

Baca juga: Pertamina Sumbagsel Gandeng 23 Agen BBM Perkuat Anti Fraud

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan, program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran hidup sehat sekaligus kepedulian lingkungan sejak dini.

“Melalui program ini, kami berharap masyarakat semakin terbiasa menerapkan pola hidup sehat dan peduli lingkungan mulai dari hal sederhana,” ujar Rusminto.

Program Ganas Lebak Cindo juga mendukung target pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek kehidupan sehat dan sejahtera, kota berkelanjutan, serta pola konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....