Target Zero Pothole Jalur Mudik Lahat-Musi Rawas Dikebut

  • 12 Feb 2026 19:03 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Pengelola jalan nasional di Sumatera Selatan mulai tancap gas memastikan kenyamanan jalur mudik Lebaran 2026. Fokus utama saat ini menyasar ruas Lahat-Tebing Tinggi-Bts Musi Rawas sepanjang 95,21 kilometer yang ditargetkan bebas lubang atau Zero Pothole sebelum arus mudik memuncak.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 PJN II Sumsel, Arif Sanjaya, mengungkapkan, perbaikan intensif dilakukan setiap hari untuk menutup ratusan titik kerusakan. Berdasarkan survei awal pada 5 Januari lalu, ditemukan ratusan titik lubang di sepanjang ruas tersebut. Namun, melalui penanganan rutin yang masif, jumlah tersebut kini menyusut signifikan.

“Saat ini jumlah lubangnya sudah jauh berkurang,” ujar Arif Sanjaya dalam keterangannya kepada RRI, Kamis, 12 Februari 2026.

Baca juga: Jalur Mudik Jalinteng Baturaja Dibersihkan dari Lubang

Ia menjelaskan, tiga tim dikerahkan setiap hari untuk menyisir jalan dan melakukan penutupan lubang menggunakan aspal dingin (CPHMA) maupun aspal panas. Rata-rata, tim di lapangan mampu menangani 20 hingga 30 titik lubang per hari, terutama di area Empat Lawang yang memiliki tingkat kerusakan cukup padat.

Kombinasi cuaca ekstrem dan limpahan kendaraan dari Lintas Timur ke Lintas Tengah menjadi pemicu utama kerusakan jalan. Meski demikian, titik krusial seperti di Desa Saling KM 300, Empat Lawang, telah berhasil diaspal ulang sejak minggu lalu.

“Fokus utama kami untuk lubang-lebang besar. Sementara untuk lubang-lubang kecil masih terus kami sisir,” tambah Arif mengenai progres penanganan lubang besar.

Baca juga: Jalur Mudik Lahat-Bengkulu Ditarget Bebas Lubang Awal Maret

Selain masalah lubang, ancaman longsor juga menjadi perhatian serius di KM 240 Kikim Timur. Karena penanganan permanen masih menunggu jadwal, saat ini lokasi tersebut dipasangi rambu peringatan dan penahan sementara menggunakan sandbag serta terpal.

“Kami lakukan penangan secara sementara dengan menggunakan rambu-rambu sandbag kemudian ditutup dengan terpal,” jelasnya.

Guna menjamin keamanan pengguna jalan, pihak PPK 2.4 telah memasang lebih dari 10 titik rambu tambahan di lokasi-lokasi kritis. Alat berat berupa dump truck dan wheel loader juga disiagakan di basecamp KM 300 Empat Lawang agar dapat bergerak cepat jika terjadi kendala di lapangan.

Meskipun penanganan kontraktual tahun ini mencakup 2 kilometer, Arif memastikan sisa ruas jalan lainnya sepanjang puluhan kilometer tetap terawat melalui skema pemeliharaan rutin demi menjamin kelancaran arus mudik nanti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....