Rupiah Melemah, Fokus Utama Pemko Palangka Raya Kendalikan Harga Bahan Pokok

  • 10 Jun 2026 21:55 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di tengah pelemahan nilai tukar rupiah yang belakangan sempat menyentuh kisaran Rp18.000 per dolar Amerika Serikat. Upaya tersebut dilakukan guna meminimalkan dampak gejolak ekonomi global terhadap kondisi perekonomian daerah.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan pelemahan rupiah merupakan dampak dari dinamika ekonomi global yang berada di luar kendali pemerintah daerah. Meski demikian, pemerintah daerah tetap memiliki tanggung jawab untuk mengantisipasi dampaknya agar tidak terlalu membebani masyarakat.

Menurut Zaini, fokus utama yang saat ini dilakukan pemerintah daerah adalah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan mengendalikan laju inflasi.

"Langkah ini dinilai penting untuk memastikan masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari meskipun terjadi tekanan ekonomi dari luar negeri," ujarnya, Selasa, 9 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah merupakan faktor eksternal yang tidak dapat dikendalikan oleh pemerintah daerah. Namun demikian, dampak yang ditimbulkan terhadap harga barang dan kebutuhan pokok harus terus dipantau agar tidak memicu kenaikan harga yang signifikan di tingkat masyarakat.

Selain itu, Zaini mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola keuangan di tengah kondisi ekonomi yang masih berfluktuasi. Ia menyarankan agar pengeluaran dan investasi dilakukan secara selektif dengan mengutamakan kebutuhan yang benar-benar penting serta mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kota Palangka Raya akan menggelar High Level Meeting (HLM) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam waktu dekat. Pertemuan tersebut akan membahas berbagai strategi pengendalian inflasi, pemantauan perkembangan harga kebutuhan pokok, serta langkah-langkah konkret untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah dan melindungi daya beli masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....