Investasi Emas Tetap Menarik, meski Harga Berfluktuasi Tajam

  • 08 Jun 2026 21:22 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Perkembangan investasi mengalami kondisi yang cukup fluktuatif dalam beberapa waktu terakhir. Termasuk investasi emas yang sejak awal tahun hingga Juni 2026 mengalami kenaikan dan penurunan harga secara silih berganti.

Pawning Sales Representative Bank Syariah Indonesia, Dian Iman Ramdhani, mengatakan dalam satu bulan terakhir harga emas mengalami penurunan yang cukup signifikan. Meski begitu, ia menegaskan harga emas masih berpotensi mengalami kenaikan sehingga tetap menjadi alternatif investasi yang baik bagi masyarakat.

"Bahkan secara global harga emas sempat turun 70-80 persen dalam satu bulan ini, tapi apakah masih naik? Masih naik ya. Kalau untuk dari tahun ke tahunnya kita tarik seperti itu. Maka kesimpulannya, jangka pendek itu naik turunnya fluktuatif, sedangkan jangka panjang tetap cenderung naik," katanya, Senin, 8 Juni 2026.

Salah satu warga Palangka Raya yang aktif berinvestasi emas, Cyntia Trisetiani Baga, mengatakan dirinya masih mengandalkan emas sebagai instrumen investasi jangka panjang. Menurutnya, di tengah kondisi nilai rupiah yang melemah, emas dapat menjadi pilihan untuk membantu mengamankan aset tabungan.

"Yang pertama menurut saya untuk mengamankan mata uang kita, yang kedua adalah saya melihat bahwa emas ini jika memang wajibnya digunakan untuk investasi jangka panjang, bukan jangka pendek begitu. Karena emas ini cenderung meningkat nilainya ya, dan jika lau turun, harga emas atau nilai emas ini tidak turun signifikan begitu, jadi, dia naik terkendali dan turun juga terkendali," katanya.

Data per awal Juni 2026 menunjukkan harga emas Antam berada di kisaran Rp2,7 juta per gram. Harga tersebut sempat naik ke sekitar Rp2,77 juta sebelum kembali turun dan bergerak di kisaran Rp2,74 juta per gram.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa harga emas masih mengalami fluktuasi dalam jangka pendek. Namun, tren kenaikan dalam jangka panjang membuat emas tetap diminati sebagai salah satu instrumen investasi yang relatif aman bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....