Ratusan Warga Kobar Krisis Air Bersih, BPBD Kerahkan Tangki Air Darurat

  • 30 Mar 2026 09:36 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Kotawaringin Barat - Kekeringan mulai menghantui sejumlah wilayah di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Curah hujan yang minim dalam beberapa waktu terakhir membuat sumber air menurun drastis, hingga ratusan warga kini kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar mencatat, ratusan kepala keluarga telah terdampak krisis air akibat kondisi ini. Desa Natai Baru menjadi wilayah pertama yang merasakan dampak kekeringan, terutama setelah sumber air dari embung pamsismas mengering.

"Tim kami telah menyuplai air bersih sesuai kebutuhan yang tersebar ke 11 RT dengan lebih dari 177 kepala keluarga. Selama empat hari berturut-turut di Desa Natai Baru, sejak 25 hingga 28 Maret 2026, total air yang tersalurkan mencapai 11 tangki atau sekitar 44.000 liter," kata Plt. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kobar, Andan Santana.

Belum usai menangani krisis di Natai Baru, laporan kekeringan kembali masuk ke posko Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kobar. Kali ini giliran warga di Jalan Raya Pangkalan Bungur, RT 28, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan yang mengalami nasib serupa.

Laporan diterima pada Sabtu (28/3/2026). Tanpa menunda waktu, Andan langsung menginstruksikan tim untuk bergerak cepat. Dipimpin Danton Sayid Abdul Badawi bersama sejumlah personel.

"Ada 75 kepala keluarga terdampak krisis air akibat debit sumur yang mulai mengering. Upaya penanganan dilakukan dengan mengisi tandon air yang disiapkan RT bersama warga setempat," kata Andan.

Dalam operasi tersebut, tim berhasil menyalurkan 4.000 liter air bersih melalui satu tangki suplai. Meski distribusi berjalan lancar tanpa hambatan berarti, Andan mengakui bahwa penyaluran air belum dapat menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.

BPBD Kobar menegaskan komitmennya untuk terus melakukan distribusi air bersih secara bertahap sambil memantau perkembangan situasi di lapangan. Penanganan lanjutan akan terus diupayakan hingga seluruh warga terdampak dapat terpenuhi kebutuhan air bersihnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....