‎Hujan Guyur Kotim Belum Mampu Padamkan Karhutla

  • 03 Feb 2026 22:07 WIB
  •  Palangkaraya

‎RRI.CO.ID, Palangka Raya : Hujan yang mengguyur Kota Sampit dua hari berturut-turut, belum mampu memadamkan kobaran api yang membakar lahan rawa gambut seluas sekitar 8,5 hektare di Desa Bapanggang Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

‎Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur telah melakukan ground check ke titik kejadian yang sebelumnya dilaporkan berada di Jalan Sawit Raya KM 11 Desa Pelangsian.

‎Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur, Multazam, menyebut karakter lahan gambut membuat api mudah bertahan di bawah permukaan tanah meski terjadi hujan, sehingga potensi asap masih cukup tinggi dan memerlukan pemantauan berkelanjutan.

‎"Kebakaran terjadi sejak 28, 29, 30 dan 31 Januari. Sekarang juga masih berasap. Berarti api masih aktif di bagian bawah gambut," ujarnya, Senin 1 Februari 2026.

‎Sementara itu, di tempat terpisah Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya, Heri Fauzi, menyebut, pihaknya mencatat sebanyak 24 kejadian kebakaran selama cuaca panas yang terjadi pada pekan lalu di Palangka Raya dan paling banyak terjadi di Kecamatan Jekan Raya.

‎"Sampai terakhir Januari kemarin sudah ada sekitar 24 titik api. Hasil kita padamkan ya di beberapa lokasi dan ini tidak hanya dilakukan oleh BPBD, juga bergabung dengan teman-teman provinsi, baik kehutanan, BPBD provinsi, maupun teman-teman relawan. ‎Jadi lokasi-lokasi ini tersebar terbanyak itu ada di Kecamatan Jekan Raya, sebagian di wilayah Pahandut dan juga Sebangau," ucapnya.

‎Pihak BMKG Stasiun Tjilik Riwut Palangka Raya, memprediksi bahwa saat ini cuaca kembali normal, lantaran mulai melandainya fenomena siklon di wilayah utara Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....