BMKG Catat Penurunan Curah Hujan, Dishut Kalteng Waspadai Karhutla

  • 28 Jan 2026 17:24 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya tren penurunan curah hujan dalam beberapa pekan terakhir, disertai kondisi cuaca yang cenderung panas di sejumlah wilayah. Kepala Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya, Sugiyono, membenarkan bahwa Kalimantan Tengah saat ini tengah memasuki masa peralihan musim atau pancaroba menuju musim kemarau, sehingga potensi cuaca panas masih cukup dominan.

Meski demikian, BMKG menyebut hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah. Salah satunya di Kota Palangka Raya yang diguyur hujan cukup deras pada Selasa, 27 Januari 2026, malam.

“Hujan tersebut setidaknya dapat membasahi lahan-lahan kering di sejumlah lokasi, sehingga membantu mengurangi potensi kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya, Rabu, 28 Januari 2026. BMKG berharap intensitas fenomena El Nino tidak terlalu tinggi, sehingga dampak bencana alam di Kalimantan Tengah dapat dicegah sedini mungkin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah, Agustan Saining, menyikapi kondisi cuaca panas dengan mengerahkan personel untuk melakukan patroli di sejumlah titik rawan kebakaran. Patroli dilakukan secara rutin dengan melibatkan personel gabungan bersama Manggala Agni yang siaga selama 24 jam menggunakan sistem rolling.

“Seiring masuknya musim pancaroba menuju kemarau, kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah merupakan lahan gambut yang mudah terbakar dan api cepat meluas,” katanya.

Berdasarkan pantauan BMKG, jumlah titik panas atau hotspot di Kalimantan Tengah dalam beberapa hari terakhir tercatat lebih dari 147 titik. Titik panas tersebut tersebar di wilayah tengah dan utara, serta sejumlah kawasan pinggiran di bagian timur Kalimantan Tengah, dengan kondisi yang bersifat fluktuatif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....