Cara Efektif Mengatasi Sakit Kepala Akibat Kurang Tidur
- 19 Sep 2026 21:12 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kurang tidur dapat menurunkan ambang nyeri tubuh sehingga seseorang lebih mudah mengalami sakit kepala, termasuk sakit kepala tegang dan migrain. Pada orang dewasa, kebutuhan tidur umumnya sekitar tujuh hingga sembilan jam setiap malam agar tubuh dan otak dapat berfungsi dengan baik.
Dilansir dari Healthline, ketika sakit kepala muncul akibat kurang tidur, istirahat yang cukup menjadi salah satu langkah penting untuk membantu pemulihan. Selain itu, penderita dapat beristirahat di ruangan yang tenang dan gelap, terutama jika sakit kepala disertai kepekaan terhadap cahaya atau suara.
| Baca juga: Cara Sehat Konsumsi Sushi |
Kompres dingin atau hangat pada kepala selama lima hingga sepuluh menit juga dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman. Pijatan lembut pada bagian kepala dan leher serta teknik relaksasi dapat menjadi pilihan lain untuk mengurangi ketegangan yang menyertai sakit kepala.
Obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti ibuprofen, aspirin, atau naproxen, dapat digunakan untuk membantu mengurangi keluhan tertentu, tetapi penggunaannya perlu mengikuti petunjuk pada kemasan. Jika sakit kepala sering berulang, terasa berat, atau tidak membaik, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan penyebab dan penanganan yang sesuai.
Untuk mencegah sakit kepala kembali muncul, penting membangun jadwal tidur yang teratur dengan waktu tidur dan bangun yang konsisten setiap hari. Aktivitas fisik secara teratur juga dapat membantu kualitas tidur, tetapi sebaiknya tidak dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur.
Kebiasaan sebelum tidur turut menentukan kualitas istirahat, sehingga konsumsi kafein, alkohol, dan nikotin sebaiknya dihindari beberapa jam sebelum tidur. Kamar tidur juga dianjurkan tetap gelap, sejuk, tenang, dan nyaman, sementara penggunaan perangkat elektronik dapat dikurangi menjelang waktu tidur.
Dengan memperbaiki pola tidur dan menangani sakit kepala sejak awal, keluhan akibat kurang tidur dapat lebih mudah dikendalikan. Namun, sakit kepala yang muncul secara tiba-tiba, sangat berat, atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan memerlukan pemeriksaan medis untuk memastikan penyebabnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....