Menurunkan Berat Badan Dapat Membantu Atasi Sleep Apnea

  • 16 Sep 2026 08:18 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang dapat menyebabkan seseorang berhenti bernapas selama beberapa detik hingga menit ketika tidur. Kondisi ini terjadi ketika jaringan lunak di sekitar saluran napas menghalangi aliran udara dan dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan serius.

Dilansir dari laman Healthline, kelebihan berat badan menjadi salah satu faktor risiko terbesar terhadap munculnya dan tingkat keparahan sleep apnea. Pada orang yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, penurunan berat badan sekitar lima hingga sepuluh persen dapat membantu mengurangi gejala secara signifikan.

Penurunan berat badan juga dapat mengurangi jumlah lemak pada bagian tubuh tertentu yang berperan dalam penyumbatan saluran napas. Salah satunya adalah lemak pada lidah, karena ukuran lidah yang lebih besar dapat meningkatkan kemungkinan saluran napas terhambat ketika seseorang tidur.

Meski demikian, menurunkan berat badan tidak selalu membuat sleep apnea hilang sepenuhnya. Penelitian menunjukkan penurunan berat badan lima persen dapat memperbaiki gejala, sedangkan penurunan sekitar sepuluh persen dapat memberikan manfaat yang lebih besar.

Perubahan gaya hidup menjadi bagian penting dalam membantu mengendalikan berat badan dan sleep apnea dalam jangka panjang. Pola makan bergizi, pembatasan asupan kalori, aktivitas fisik yang lebih banyak, serta perubahan perilaku dapat mendukung proses penurunan berat badan secara berkelanjutan.

Bagi penderita sleep apnea yang menggunakan mesin Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) atau alat bantu pernapasan yang mengalirkan udara bertekanan positif secara terus-menerus ke saluran pernapasan, penurunan berat badan mungkin dapat mengurangi kebutuhan terhadap alat tersebut. Namun, penggunaan CPAP sebaiknya tetap dilanjutkan sampai dokter melakukan pemeriksaan tidur kembali dan memastikan kondisi sleep apnea telah membaik.

Karena itu, penurunan berat badan dapat menjadi salah satu strategi penting untuk mengurangi keparahan sleep apnea, terutama pada orang yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Upaya tersebut sebaiknya dilakukan secara bertahap melalui pola hidup sehat dan dengan berkonsultasi kepada tenaga kesehatan untuk menentukan langkah yang sesuai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....