Menopause Dini Dikaitkan Penurunan Kognitif Lebih Cepat, Ketahui Alasannya
- 28 Agt 2026 23:25 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa perempuan yang mengalami menopause pada usia lebih muda dapat mengalami penurunan kemampuan kognitif yang lebih cepat di kemudian hari. Temuan ini juga menunjukkan adanya hubungan antara menopause lebih dini dengan perubahan struktur otak serta munculnya penyakit Alzheimer lebih awal.
Dilansir dari laman Everyday Health, penelitian tersebut melibatkan 2.603 perempuan lanjut usia yang dipantau dalam jangka panjang melalui pemeriksaan kemampuan kognitif dan riwayat kesehatan. Para peneliti juga menggunakan data pencitraan otak pada sebagian peserta untuk melihat perubahan jaringan otak yang berkaitan dengan proses penuaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia menopause yang lebih muda berkaitan dengan penurunan kognitif global yang lebih cepat, terutama pada kemampuan mengingat pengalaman atau informasi tertentu. Perempuan yang mengalami menopause lebih awal juga cenderung memiliki waktu yang lebih singkat sebelum mendapatkan diagnosis Alzheimer dibandingkan mereka yang mengalami menopause pada usia lebih lanjut.
Salah satu temuan penting terlihat pada substansi putih atau white matter, yaitu jaringan yang membantu berbagai bagian otak berkomunikasi satu sama lain. Pada perempuan dengan menopause alami, menopause yang terjadi lima tahun lebih awal dikaitkan dengan sekitar 15 persen lebih banyak peningkatan kerusakan substansi putih selama satu dekade.
Para peneliti menduga perubahan hormon, khususnya berkurangnya paparan estrogen setelah menopause, dapat berperan dalam proses tersebut karena hormon ini memiliki berbagai fungsi yang mendukung kesehatan otak. Namun, penelitian tersebut belum membuktikan bahwa menopause lebih dini secara langsung menyebabkan penurunan kognitif atau perubahan struktur otak.
Penelitian ini juga membedakan menopause alami dan menopause akibat tindakan pembedahan, karena keduanya memiliki pola perubahan hormonal yang berbeda. Temuan menunjukkan hubungan yang lebih kuat antara menopause alami yang lebih dini dan peningkatan kerusakan substansi putih, sementara beberapa hubungan dengan kemampuan kognitif terlihat lebih menonjol pada kelompok menopause akibat pembedahan.
Meski demikian, para peneliti menilai usia menopause dapat menjadi salah satu penanda yang membantu mengidentifikasi risiko kesehatan otak sejak usia paruh baya. Temuan ini juga menegaskan pentingnya penelitian lebih lanjut mengenai hubungan perubahan hormonal, kesehatan pembuluh darah, kondisi otak, dan risiko demensia pada perempuan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....