Diet Buah Tiga Hari, Ketahui Manfaat dan Risikonya

  • 29 Jul 2026 11:44 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Diet buah selama tiga hari atau 3-day fruit cleanse kerap dipromosikan sebagai cara cepat untuk menurunkan berat badan sekaligus membersihkan tubuh dari racun. Namun, para ahli gizi menilai klaim tersebut belum didukung bukti ilmiah yang kuat dan manfaatnya cenderung bersifat sementara.

Dilansir dari laman WebMD, selama menjalani pola makan ini, seseorang umumnya mengonsumsi buah dalam jumlah besar dengan sangat sedikit atau tanpa makanan lain. Asupan tersebut memang dapat meningkatkan konsumsi vitamin, mineral, dan serat dari buah, tetapi berisiko mengurangi asupan protein, lemak sehat, serta zat gizi penting lainnya.

Sebagian orang mungkin mengalami penurunan berat badan setelah menjalani diet ini selama beberapa hari. Akan tetapi, penurunan tersebut umumnya berasal dari berkurangnya cairan tubuh dan cadangan glikogen, bukan karena berkurangnya lemak secara signifikan.

Tubuh manusia sebenarnya telah memiliki sistem detoksifikasi alami yang dijalankan oleh hati, ginjal, paru-paru, dan saluran pencernaan. Karena itu, tidak ada bukti meyakinkan bahwa diet buah selama tiga hari mampu mengeluarkan racun dari tubuh lebih efektif dibandingkan pola makan sehat yang seimbang.

Selain manfaat yang terbatas, diet ini juga dapat menimbulkan efek samping seperti rasa lapar berlebihan, lemas, sakit kepala, hingga kadar gula darah yang mudah berfluktuasi pada sebagian orang. Risiko tersebut lebih besar bagi penderita diabetes, ibu hamil, maupun individu dengan kondisi kesehatan tertentu sehingga sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mencobanya.

Para ahli lebih menganjurkan menjadikan buah sebagai bagian dari pola makan sehari-hari, bukan satu-satunya sumber makanan. Mengombinasikan buah dengan sayuran, protein tanpa lemak, biji-bijian utuh, dan lemak sehat akan memberikan manfaat yang lebih lengkap bagi kesehatan tubuh.

Apabila tujuan utamanya adalah meningkatkan kesehatan atau menurunkan berat badan, perubahan gaya hidup yang konsisten jauh lebih efektif daripada menjalani diet ekstrem dalam waktu singkat. Pola makan seimbang, aktivitas fisik teratur, tidur yang cukup, dan hidrasi yang baik merupakan langkah yang lebih aman serta berkelanjutan untuk menjaga kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....