Olahraga Rutin Dapat Tingkatkan Kesehatan Usus, Ini Alasannya

  • 26 Agt 2026 23:20 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kesehatan usus tidak hanya berkaitan dengan pencernaan, tetapi juga berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh, suasana hati, dan perlindungan terhadap berbagai penyakit. Di dalam usus terdapat triliunan mikroorganisme yang membentuk mikrobioma, dan penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik dapat membantu menjaga keragaman mikroorganisme tersebut.

Dilansir dari laman Everyday Health, olahraga secara rutin, terutama aktivitas aerobik dengan intensitas sedang, dapat mendorong pertumbuhan bakteri yang bermanfaat bagi tubuh. Aktivitas fisik juga dapat meningkatkan produksi butirat, yaitu asam lemak rantai pendek yang menjadi sumber energi penting bagi sel-sel yang melapisi usus besar sekaligus membantu menjaga pelindung usus.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa olahraga dapat meningkatkan keberadaan bakteri seperti Faecalibacterium prausnitzii dan Akkermansia muciniphila, yang berperan dalam mendukung kesehatan usus. Namun, manfaat tersebut tidak serta-merta bertahan setelah seseorang berhenti berolahraga sehingga konsistensi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kondisi mikrobioma.

Selain meningkatkan keragaman bakteri, olahraga intensitas sedang juga dapat membantu memperkuat lapisan pelindung usus dan menekan tanda-tanda peradangan. Sebaliknya, aktivitas fisik yang terlalu berat dan berlangsung lama, terutama lebih dari 90 menit, dapat memberikan tekanan pada saluran pencernaan dan menyebabkan gangguan sementara pada lapisan usus.

Untuk memperoleh manfaat tersebut, olahraga aerobik seperti berjalan cepat, jogging, bersepeda, berenang, atau mendayung dapat menjadi pilihan. Penelitian yang dirangkum Everyday Health menunjukkan bahwa aktivitas selama sekitar 30 hingga 60 menit, tiga kali seminggu, dengan intensitas yang disesuaikan kemampuan tubuh, dapat mendukung peningkatan bakteri baik dan produksi asam lemak rantai pendek.

Bagi orang yang baru mulai berolahraga, aktivitas sebaiknya dilakukan secara bertahap agar tubuh dapat beradaptasi dan kebiasaan tersebut dapat dipertahankan dalam jangka panjang. Berolahraga di luar ruangan juga dapat memberikan paparan terhadap lingkungan mikroba yang lebih beragam, sementara pola makan tetap menjadi bagian penting karena keragaman tanaman, buah, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, serta makanan fermentasi turut mendukung mikrobioma usus.

Dengan demikian, olahraga dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk mendukung kesehatan usus apabila dilakukan secara teratur dan dengan intensitas yang sesuai. Menggabungkan aktivitas fisik dengan pola makan beragam dan kaya sumber nabati dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih mendukung bagi mikrobioma, sedangkan latihan berlebihan perlu dihindari karena justru berpotensi menimbulkan gangguan pada saluran pencernaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....