Penyebab Kelelahan setelah Makan, Perlu Diketahui
- 19 Agt 2026 12:20 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Rasa mengantuk atau lelah setelah makan merupakan hal yang cukup umum dialami banyak orang. Namun, jika kelelahan terasa sangat berat, berlangsung lama, atau terjadi hampir setiap kali makan, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian karena dapat berkaitan dengan pola makan maupun kondisi kesehatan tertentu.
Dilansir dari laman Everyday Health, setelah makan, tubuh bekerja untuk mencerna dan mengolah makanan sehingga terjadi berbagai perubahan metabolisme yang dapat memengaruhi tingkat energi. Ukuran porsi, jenis makanan, serta perubahan kadar gula darah dapat membuat rasa lelah setelah makan menjadi lebih kuat.
Makanan tinggi karbohidrat sederhana dan gula dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat dengan cepat, kemudian mengalami penurunan yang membuat tubuh terasa lesu. Selain itu, makanan dalam porsi besar juga dapat membuat rasa kantuk lebih mudah muncul karena tubuh membutuhkan energi untuk menjalankan proses pencernaan.
Kurang tidur juga dapat memperburuk rasa lelah setelah makan, terutama ketika dikombinasikan dengan waktu makan pada siang hari saat tubuh secara alami mengalami penurunan kewaspadaan. Karena itu, rasa kantuk setelah makan tidak selalu semata-mata disebabkan oleh makanan, tetapi dapat merupakan hasil dari beberapa faktor yang terjadi secara bersamaan.
| Baca juga: Cara Sehat Konsumsi Sushi |
Untuk membantu menjaga energi tetap stabil, seseorang dapat memilih makanan dengan komposisi seimbang, memperhatikan ukuran porsi, dan membatasi konsumsi karbohidrat olahan serta makanan tinggi gula. Berjalan kaki ringan setelah makan juga dapat menjadi pilihan sederhana untuk membantu menjaga tubuh tetap aktif dan mendukung kestabilan energi.
Meski demikian, kelelahan yang ekstrem dan terus-menerus setelah makan sebaiknya tidak diabaikan, terutama jika disertai keluhan lain seperti rasa sangat haus, sering buang air kecil, jantung berdebar, sesak napas, atau perubahan berat badan yang tidak diketahui penyebabnya. Kondisi tersebut dapat menjadi alasan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan agar penyebab yang mendasarinya dapat dievaluasi.
Pada sebagian orang, kelelahan setelah makan yang berulang dapat berkaitan dengan gangguan pengaturan gula darah atau kondisi kesehatan lainnya sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut. Dengan memperhatikan pola munculnya kelelahan, jenis makanan yang dikonsumsi, kualitas tidur, dan gejala lain yang menyertainya, seseorang dapat memberikan informasi yang lebih lengkap kepada tenaga kesehatan untuk membantu menentukan penyebabnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....