Tanda-tanda Dehidrasi yang Jarang Diketahui, Perlu Diwaspadai sejak Dini
- 29 Jul 2026 11:29 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Dehidrasi tidak selalu ditandai dengan rasa haus yang berlebihan, karena tubuh dapat memberikan sinyal lain yang sering kali tidak disadari. Mengenali tanda-tanda yang tidak biasa ini penting agar kondisi tersebut dapat ditangani sebelum menjadi lebih serius.
Dilansir dari laman Everyday Health, salah satu tanda dehidrasi yang jarang dikaitkan adalah sulit berkonsentrasi atau munculnya rasa seperti "kabut otak". Kekurangan cairan dapat mengganggu fungsi otak sehingga kemampuan berpikir, mengingat, dan mengambil keputusan menjadi menurun.
Rasa lelah yang muncul tanpa penyebab yang jelas juga dapat menjadi sinyal tubuh kekurangan cairan. Saat volume darah berkurang akibat dehidrasi, pasokan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh menjadi kurang optimal sehingga energi ikut menurun.
Sakit kepala yang sering muncul ternyata tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur atau stres. Dehidrasi dapat memengaruhi jaringan otak dan memicu munculnya nyeri kepala, terutama jika asupan cairan tidak segera dipenuhi.
Pusing ketika berdiri atau jantung berdebar lebih cepat dari biasanya juga dapat menjadi tanda dehidrasi. Kondisi ini terjadi karena tubuh berusaha mempertahankan aliran darah meskipun jumlah cairan di dalam tubuh berkurang.
Selain itu, napas yang terasa lebih cepat dan kram otot juga tidak boleh diabaikan. Ketidakseimbangan cairan dan elektrolit dapat mengganggu kerja otot serta memengaruhi sistem pernapasan sehingga tubuh terasa tidak nyaman.
Cara terbaik mencegah dehidrasi adalah memenuhi kebutuhan cairan setiap hari, terutama saat cuaca panas, berolahraga, atau sedang sakit. Apabila gejala tidak membaik atau disertai kebingungan, pingsan, dan penurunan kesadaran, segera cari pertolongan medis karena dehidrasi berat dapat mengancam keselamatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....