Penyakit Diabetes Meningkatkan Risiko Gejala Menopause Lebih Berat pada Wanita
- 08 Agt 2026 20:34 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Menopause merupakan fase alami dalam kehidupan perempuan yang ditandai berhentinya menstruasi dan perubahan kadar hormon, terutama estrogen. Namun, kondisi kesehatan tertentu, termasuk diabetes, dapat berkaitan dengan munculnya gejala menopause yang lebih berat dan mengganggu kualitas hidup.
Dilansir dari laman Everyday Health, sebuah penelitian yang melibatkan 599 perempuan berusia 40 hingga 70 tahun membandingkan gejala menopause pada perempuan dengan dan tanpa diabetes tipe 2. Hasilnya menunjukkan perempuan dengan diabetes tipe 2 lebih sering mengalami masalah seksual, kekeringan vagina, gangguan tidur, serta keluhan pada sistem genitourinari.
Dalam penelitian tersebut, perempuan dengan diabetes memiliki kemungkinan lebih tinggi mengalami masalah seksual dibandingkan perempuan tanpa diabetes, dengan rasio peluang mencapai 3,17 kali. Mereka juga memiliki kemungkinan mengalami gangguan tidur sekitar dua kali lebih besar, sementara risiko kekeringan vagina meningkat sekitar 1,82 kali.
Hubungan tersebut diduga berkaitan dengan perubahan metabolisme dan hormonal yang terjadi selama menopause maupun diabetes. Penurunan estrogen selama menopause dapat memengaruhi sensitivitas insulin dan metabolisme glukosa, sementara diabetes dapat memperburuk sejumlah perubahan fisik yang menyertai masa menopause.
Gangguan tidur dan keluhan pada organ reproduksi serta saluran kemih dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari dan kesejahteraan perempuan. Karena itu, gejala menopause pada perempuan dengan diabetes sebaiknya tidak dianggap sebagai keluhan yang harus ditanggung begitu saja, melainkan perlu dibicarakan dengan tenaga kesehatan agar dapat ditangani secara tepat.
Meski demikian, penelitian tersebut bersifat potong lintang sehingga hanya menunjukkan adanya hubungan antara diabetes tipe 2 dan gejala menopause, bukan membuktikan bahwa diabetes secara langsung menyebabkan gejala tersebut. Temuan ini tetap memperkuat pentingnya pemeriksaan dan penanganan yang lebih menyeluruh bagi perempuan yang menghadapi menopause sekaligus diabetes.
Menjaga kadar gula darah, menerapkan pola makan seimbang, aktif bergerak, menjaga berat badan, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dapat menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan selama masa menopause. Perempuan dengan diabetes yang mengalami gejala menopause yang mengganggu juga sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk menentukan langkah penanganan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....