Daging Babi, Sumber Protein Hewani yang Perlu Diolah Secara Higienis

  • 04 Agt 2026 21:30 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Daging babi merupakan salah satu sumber protein hewani yang dikonsumsi oleh sebagian masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kalimantan Tengah.

Daging ini diolah menjadi beragam hidangan tradisional maupun modern, seperti babi panggang, sate, sup, dan aneka masakan khas daerah. Selain cita rasanya yang khas, pengolahan yang tepat menjadi faktor penting untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan.

Selain mengandung protein, daging babi juga mengandung vitamin B kompleks, zat besi, seng, dan mineral lain yang dibutuhkan tubuh. Namun, masyarakat diimbau untuk mengonsumsinya secara bijak dengan memperhatikan porsi serta memilih cara memasak yang sehat, seperti memastikan daging matang sempurna sebelum dikonsumsi.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), keamanan pangan merupakan aspek penting dalam mencegah penyakit yang ditularkan melalui makanan.

Daging, termasuk daging babi, harus diolah secara higienis, disimpan pada suhu yang tepat, dan dimasak hingga matang untuk mengurangi risiko kontaminasi bakteri maupun parasit.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengingatkan bahwa penerapan prinsip keamanan pangan, seperti menjaga kebersihan peralatan, memisahkan bahan mentah dan makanan matang, serta memasak hingga suhu yang aman, merupakan langkah penting untuk melindungi kesehatan masyarakat dari penyakit bawaan pangan.

Dari sisi peternakan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia menekankan pentingnya penerapan kesehatan hewan dan pemeriksaan daging sebelum dipasarkan.

Pengawasan kesehatan ternak serta pemotongan di rumah potong hewan yang memenuhi standar menjadi bagian dari upaya menyediakan produk pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh, dan halal bagi yang memerlukannya sesuai ketentuan, serta aman dikonsumsi oleh masyarakat yang mengonsumsinya.

Melalui pengolahan yang benar dan penerapan prinsip keamanan pangan, daging babi dapat menjadi salah satu sumber protein hewani bagi masyarakat yang mengonsumsinya.

Edukasi mengenai higiene pangan dan pengawasan kesehatan ternak diharapkan terus ditingkatkan agar kualitas pangan tetap terjaga dan kesehatan masyarakat dapat terlindungi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....