Berikut 8 Jenis Makanan untuk Menjaga Kesehatan Rambut, Kulit, Kuku

  • 20 Sep 2026 09:07 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kesehatan rambut, kulit, dan kuku tidak hanya dipengaruhi oleh perawatan dari luar, tetapi juga asupan makanan. Nutrisi yang cukup dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh untuk menjaga pertumbuhan dan kesehatan ketiganya.

Dilansir dari Healthline, makanan yang kaya akan asam lemak omega-3, protein, vitamin E, serta biotin yang terdapat pada ikan berlemak seperti salmon, haring, dan makarel sangat baik dikonsumsi. Kandungan tersebut dapat membantu mengurangi peradangan sekaligus mendukung kesehatan rambut dan kulit.

Makanan kedua adalah ubi jalar, makanan dengan kandungan beta-karoten yang merupakan prekursor vitamin A dalam tubuh. Vitamin A berperan dalam produksi keratin dan dibutuhkan untuk menjaga kesehatan kulit serta kuku.

Jenis makanan selanjutnya yaitu kacang-kacangan dan biji-bijian, terutama biji bunga matahari, menyediakan biotin, protein, dan vitamin E. Alpukat juga menjadi pilihan karena mengandung lemak sehat serta vitamin C, A, dan E yang mendukung kesehatan kulit dan kuku.

Selain itu, pilihan makanan untuk kesehatan rambut, kulit, dan kuku berikutnya adalah telur. Telur merupakan sumber protein yang penting karena rambut tersusun dari protein bernama keratin. Sementara itu, sayuran berdaun hijau gelap seperti bayam, kale, dan bok choy menyediakan berbagai nutrisi yang dapat menunjang kesehatan rambut, kulit, dan kuku.

Bagi penggemar makanan laut, tiram bisa menjadi salah satu pilihan. Tiram kaya akan zinc yang dibutuhkan untuk pertumbuhan rambut dan perbaikan jaringan. Selain itu, makanan dengan kandungan air tinggi seperti mentimun, semangka, tomat, stroberi, dan selada dapat membantu memenuhi asupan cairan tubuh.

Sebaliknya, makanan ultraolahan, minuman tinggi gula, makanan manis, dan alkohol sebaiknya dikonsumsi secara terbatas. Pola makan beragam dengan mengutamakan makanan utuh dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, sementara suplemen sebaiknya tidak digunakan sebagai pengganti pola makan dan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....