Kalteng Expo, Dinkes Kalteng Bersama BPJS Kesehatan Sosialisasikan Alur Rujukan
- 24 Mei 2026 09:18 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah bersama BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya menggelar mini talk show edukasi kesehatan dalam rangkaian Kalteng Expo 2026. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Alur Rujukan BPJS Kesehatan” dan bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait prosedur pelayanan kesehatan berjenjang bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional.
Kegiatan edukasi yang berlangsung di area Kalteng Expo itu menghadirkan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya Hindro Kusumo sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Hindro menjelaskan bahwa alur rujukan BPJS Kesehatan dimulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sesuai dengan lokasi peserta terdaftar pada Kartu Indonesia Sehat.
Menurut Hindro, apabila kondisi kesehatan peserta masih dapat ditangani di FKTP, maka pasien tidak perlu dirujuk ke rumah sakit. Namun apabila ditemukan kondisi tertentu yang memerlukan penanganan lanjutan, dokter di FKTP akan memberikan rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjutan sesuai indikasi medis. Sementara untuk kondisi gawat darurat, pasien dapat langsung menuju rumah sakit tanpa melalui FKTP terlebih dahulu.
“Rujukan dimulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama sesuai tempat peserta terdaftar. Jika kondisi kesehatan masih bisa ditangani di FKTP maka tidak perlu dirujuk ke rumah sakit, namun untuk kondisi tertentu dan gawat darurat dapat langsung ditangani di rumah sakit," Jumat, 22 Mei 2026.
Selain menjelaskan mekanisme rujukan, BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya juga terus melakukan berbagai upaya sosialisasi kepada masyarakat. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan langsung ke kelurahan dan kecamatan, layanan BPJS Keliling, pelayanan di Mall Pelayanan Publik, hingga layanan non tatap muka melalui media sosial, layanan Pandawa WhatsApp, serta Call Center 165.
Salah seorang warga pengguna BPJS Kesehatan, Sunarwanti, mengaku telah memahami alur rujukan BPJS Kesehatan. Ia mengatakan pelayanan yang diterimanya mulai dari fasilitas kesehatan pertama hingga rumah sakit berjalan dengan baik, terutama saat dirinya mendapatkan penanganan darurat akibat penyakit hipertensi dan asam lambung.
Namun demikian, Sunarwanti menilai masih ada sebagian masyarakat yang belum memahami prosedur rujukan BPJS Kesehatan secara menyeluruh. Karena itu, ia berharap sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat terus ditingkatkan agar peserta BPJS lebih mudah memahami tata cara pelayanan kesehatan yang berlaku.
“Kalau untuk saya sendiri alur rujukan sudah mudah dipahami dan pelayanan dari puskesmas sampai rumah sakit juga baik. Tapi menurut saya masih ada masyarakat yang belum memahami prosedurnya sehingga perlu penjelasan lebih lanjut dari petugas kesehatan,” ucapnya.
Melalui kegiatan mini talk show di Kalteng Expo 2026 ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya mengikuti prosedur rujukan berjenjang agar pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan optimal bagi seluruh peserta BPJS Kesehatan. (Hesa)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....