Gubernur Kalteng Bagikan Sembako Kepada 3.500 Mahasiswa Terdampak Karhutla

  • 17 Sep 2026 11:29 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, memastikan mahasiswa di Kalteng yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kondisi kekeringan tetap mendapat perhatian pemerintah. Hal tersebut disampaikannya saat menyerahkan bantuan pangan kepada mahasiswa di Halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, di Palangka Raya.

Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi momentum bagi Gubernur bertemu dan berdialog dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Tengah. Agustiar menegaskan, pemerintah tidak hanya hadir dalam penanganan karhutla, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak, termasuk mahasiswa, tidak menghadapi kesulitan seorang diri.

Bantuan sembako akan diberikan dua tahap tahap; pertama sebanyak 1.800 mahasiswa dan tahap kedua 1.700 mahasiswa Kalteng terdampak karhutla.

Gubernur Agustiar berpesan kepada mahasiswa agar tidak minder karena berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi maupun daerah tertentu. Ia meminta mahasiswa tetap semangat belajar dan memanfaatkan kesempatan pendidikan untuk mempersiapkan diri sebagai generasi penerus pembangunan Kalimantan Tengah.

“Jangan minder dan jangan rendah diri. Hidup ini tidak ada yang tidak mungkin. Kembali kepada diri kita sendiri, kemauan dan tekad kita,” ucapnya, Rabu, 16 September 2026.

Agustiar juga mengingatkan mahasiswa agar menggunakan media sosial secara bijak dan tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya, terutama di tengah situasi karhutla.

Menurut Agustiar, penanganan dampak karhutla dan kekeringan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian serta semangat gotong royong. Pemerintah terus mengerahkan personel dan relawan, termasuk lebih dari seribu mahasiswa dan pemuda, serta menyalurkan vitamin, alat pelindung diri, makanan bergizi dan kebutuhan lainnya.

Selain itu, pemerintah telah mendistribusikan hampir dua juta liter air bersih kepada masyarakat serta membangun ratusan sumur bor multifungsi dan menyediakan sejumlah depo air minum isi ulang. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama menghadapi karhutla dan kekeringan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Reza Prabowo, mengatakan perhatian yang diberikan Gubernur Kalteng terhadap mahasiswa merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga keberlangsungan pendidikan di tengah kondisi Karhutla. Adapun bantuan pangan yang diberikan berupa 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, serta multivitamin dan masker KN95.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....