Kabut Asap Memburuk, Disdik Palangka Raya Terapkan Kebijakan PJJ
- 28 Agt 2026 23:29 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya menerapkan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh jenjang pendidikan, menindaklanjuti kondisi kabut asap yang semakin meluas dan pekat. Dalam beberapa hari terakhir, kualitas udara di Kota Palangka Raya terpantau masuk kategori tidak sehat hingga berbahaya sehingga aktivitas pembelajaran tatap muka perlu dibatasi.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, mengatakan kebijakan PJJ merupakan penyesuaian dari aturan sebelumnya yang hanya mengundur waktu masuk sekolah menjadi pukul 08.00 WIB. Namun, karena kondisi udara semakin memburuk, pemerintah menetapkan pembelajaran dari rumah bagi jenjang PAUD, SD, dan SMP selama tiga hari hingga Senin.
"Jadi kita undur sebelumnya menjadi pukul 8 masuk sekolah. Tapi melihat kondisi juga berdasarkan pemantauan di hari Kamis kemarin, indikatornya yang sudah kita pantau itu kategorinya sudah tidak sehat sampai berbahaya. Hingga yang tadinya edaran sebelumnya mengundur waktu belajar saja, tapi untuk 3 hari ke depan sampai hari Senin nanti kita tetapkan untuk semua jenjang, baik PAUD, SD, SMP itu dilaksanakan PJJ pembelajaran dari rumah saja," katanya, Jumat, 28 Agustus 2026.
Salah satu orang tua siswa SDN 4 Menteng Kota Palangka Raya, Diryan Almas, mengatakan sangat mendukung kebijakan yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya demi menjaga keamanan dan kesehatan anak-anak di tengah kondisi kabut asap. Menurutnya, pembelajaran dari rumah membuat orang tua lebih tenang karena anak tidak perlu keluar rumah dan terpapar udara yang tidak sehat.
"Tentu saya sebagai orangtua merasa lebih lega, karena anak saya tidak perlu keluar rumah, dan cukup melakukan pembelajaran dari rumah. Itu juga sangat mempengaruhi kesehatan keluarga saya tentunya. Jadi pasti saya sebagai orangtua sangat mendukung penerapan ini," ujarnya.
Selain mendukung PJJ, Diryan juga berharap pemerintah terus memperkuat upaya penanganan kabut asap dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. Ia turut mengusulkan pembagian masker gratis serta evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama pembelajaran dilakukan secara daring.
Penerapan PJJ diharapkan dapat mengurangi risiko paparan asap bagi peserta didik selama kualitas udara belum membaik. Pemerintah dan masyarakat pun diharapkan bersama-sama menjaga kesehatan serta mendukung upaya penanggulangan kabut asap di Kota Palangka Raya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....