Penderita ISPA Meningkat, Dinkes Palangka Raya Siapkan 11 Rumah Oksigen
- 21 Agt 2026 21:59 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya menyiapkan layanan ruang oksigen di 11 puskesmas yang tersebar di lima kecamatan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah daerah, dalam menghadapi dampak kabut asap, seiring meningkatnya jumlah warga yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah fasilitas kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap. "Warga yang mengalami keluhan batuk maupun gangguan pernapasan, kami minta segera mendatangi fasilitas kesehatan," ujarnya, Jumat, 21 Agustus 2026.
Menurut Riduan, masyarakat tidak perlu menunggu hingga kondisi kesehatan semakin parah untuk mendapatkan penanganan medis. Pemeriksaan sejak dini diharapkan dapat mencegah terjadinya gangguan kesehatan yang lebih serius, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan terhadap dampak kabut asap.
Selain pelayanan pemeriksaan kesehatan, Pemko Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan juga menyiapkan 11 titik pelayanan oksigen. Fasilitas tersebut disebar di lima kecamatan agar masyarakat yang mengalami sesak napas atau membutuhkan bantuan oksigen dapat memperoleh pelayanan dengan lebih cepat.
Riduan berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas yang telah disiapkan apabila mengalami keluhan kesehatan akibat kabut asap. Seiring meningkatnya kasus ISPA yang telah mencapai ratusan orang, masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.
Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi, termasuk akibat pembakaran secara sengaja, menjadi salah satu faktor yang memperparah kondisi kabut asap. Pemerintah bersama aparat terkait terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap pihak yang diduga melakukan pembakaran lahan.
Fairid mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Ia menegaskan, tindakan tegas akan dilakukan terhadap pelaku pembakaran lahan, sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan dan menggunakan masker sebagai upaya melindungi diri dari paparan kabut asap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....