Gubernur Kalteng Tekankan Pendidikan sebagai Kunci Putus Mata Rantai Kemiskinan

  • 28 Agt 2026 09:58 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan kunjungan ke SMAN 1 Balai Riam, Kabupaten Sukamara, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda kerja Gubernur di Kabupaten Sukamara sekaligus untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana pendidikan di wilayah tersebut.

Kegiatan ini diikuti sekitar 450 peserta didik yang berasal dari SMAN 1 Balai Riam, SMAN 1 Permata Kecubung, SMK 1 Permata Kecubung, serta sejumlah pelajar SMP di wilayah sekitar. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur bersama rombongan meninjau sejumlah fasilitas sekolah guna memastikan kondisi sarana pendidikan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang masih diperlukan untuk mendukung proses belajar mengajar.

Di hadapan ratusan pelajar, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu kunci utama dalam memutus mata rantai kemiskinan, pengangguran, dan kebodohan. Pemerintah Provinsi Kalteng berkomitmen memastikan anak-anak, baik yang berada di perkotaan maupun pedalaman, memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Gubernur juga meminta para siswa memiliki niat, kemauan, tekad, dan kesadaran untuk terus belajar serta membanggakan orang tua. Gubernur mengingatkan keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga sikap atau attitude dan pola pikir atau mindset yang positif. Karena itu, para pelajar diminta memanfaatkan waktu sebaik-baiknya serta membangun karakter sejak dini. Ia juga berpesan agar siswa menghormati orang tua dan mendengarkan arahan guru selama mengikuti proses pendidikan di sekolah.

Selain itu, Agustiar menekankan pentingnya sinergi antara orang tua dan guru dalam mendukung pendidikan anak. Orang tua diharapkan memberikan kepercayaan kepada guru dalam membimbing peserta didik, sementara guru memiliki peran penting dalam membentuk pengetahuan, karakter, dan akhlak para siswa.

Ia juga memastikan peserta didik tidak terbebani pungutan sekolah, terutama bagi keluarga yang kurang mampu, sehingga pendidikan dapat diakses seluruh anak. "Pelajar diingatkan untuk menjauhi narkoba dan pergaulan yang tidak sehat,” katanya.

Agustiar mengingatkan pelajar agar tidak lakukan penyalahgunaan narkoba dapat merusak kesehatan, mengganggu kemampuan berpikir, dan mengancam masa depan generasi muda. Dalam suasana yang hangat dan interaktif, Gubernur berdialog langsung dengan siswa melalui sejumlah pertanyaan mengenai karakter, attitude, mindset, dan pengetahuan umum untuk membangun keberanian serta rasa percaya diri mereka.

Sementara itu, Bupati Sukamara, Masduki, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Gubernur Kalteng bersama jajaran Forkopimda. Ia menyebut kehadiran pimpinan daerah menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi masyarakat Kecamatan Balai Riam yang berada di wilayah perbatasan Kalteng dan Kalimantan Barat, tepatnya dengan Kabupaten Ketapang.

"Kalau kualitas pendidikan di Balai Riam tergolong baik dan bahkan menarik minat sejumlah siswa dari wilayah Kalimantan Barat untuk bersekolah di daerah tersebut. Kunjungan Gubernur diharapkan semakin memotivasi para siswa untuk giat belajar, meningkatkan prestasi, dan membanggakan keluarga, sekolah, serta daerah.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Provinsi Kalteng dalam mendorong pemerataan akses dan kualitas pendidikan hingga ke wilayah pedalaman dan perbatasan. (MMC Kalteng)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....