Kalteng Perkuat Sinergi dengan BNN dalam Upaya Perangi Narkoba
- 21 Agt 2026 12:13 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menghadiri Penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) Hibah, Pemberian Penghargaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), dan Kuliah Umum di Aula Jayang Tingang (AJT) Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya P4GN, sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya narkotika.
Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah, Mada Roostanto, mengatakan pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh pihak sesuai dengan peran masing-masing. Mada menegaskan, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dunia usaha, tokoh masyarakat, dan keluarga memiliki peran penting dalam membangun ketahanan masyarakat.
"Dengan kepedulian dan dukungan yang konsisten diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mampu mencegah penyalahgunaan narkotika, sekaligus memberikan ruang yang lebih baik bagi generasi muda untuk tumbuh dan berkembang,” ucapnya, Kamis, 20 Agustus 2026.
Sementara itu, Kepala BNN Republik Indonesia, Suyudi Ario Seto, menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi kemajuan bangsa. "Saya ingatkan bahwa generasi muda harus memiliki kesehatan, kecerdasan, produktivitas, integritas, serta ketahanan diri terhadap ancaman narkotika sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Suyudi juga mengingatkan bahwa ancaman peredaran narkotika telah menjangkau berbagai wilayah, termasuk desa. Ia mencontohkan temuan 45,96 gram sabu yang berkaitan dengan jaringan dari Tumbang Samba, Kabupaten Katingan, hingga Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, dengan pengendalian dari Lapas Kelas IIA Palangka Raya. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi peringatan agar kewaspadaan diperkuat mulai dari keluarga hingga lingkungan masyarakat.
Ia menambahkan BNN terus memperkuat pencegahan, rehabilitasi, pemberdayaan masyarakat, serta ketahanan keluarga, kampus, dan komunitas. Kepala BNN RI juga mendorong penguatan SAKA Anti Narkoba sebagai bagian dari upaya pencegahan. Suyudi mengajak masyarakat mengisi momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan membangun generasi tangguh dan berani mengatakan tidak terhadap narkotika.
Sementara itu, Gubernur Agustiar Sabran mengapresiasi pelaksanaan Gebyar Ananda Bersinar sebagai langkah membangun kesadaran generasi muda sejak dini. "Perang melawan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab BNN dan kepolisian, tetapi membutuhkan sinergi pemerintah, aparat penegak hukum, keluarga, sekolah, komunitas, dan masyarakat," ucapnya. Gubernur mengajak seluruh elemen bersatu mewujudkan Kalimantan Tengah yang bersih dari narkoba demi generasi yang sehat dan berprestasi. (MMC Kalteng)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....