Gubernur Kalteng Salurkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS untuk Warga Pahandut
- 29 Sep 2026 20:57 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, kembali hadir di tengah masyarakat untuk menyalurkan bantuan, kali ini menyasar warga Kelurahan Pahandut Seberang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Bertempat di halaman Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, sebanyak 500 paket Bantuan Pangan (Banpang) diserahkan kepada masyarakat. Setiap paket terdiri atas beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter, serta dilengkapi masker dan multivitamin sebagai dukungan bagi warga menghadapi dampak kabut asap.
Pada kesempatan yang sama, Pemprov Kalteng juga menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) kepada 500 penerima. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp250 ribu yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran mengatakan pemerintah provinsi terus merespons kebutuhan dasar masyarakat, termasuk ketersediaan air bersih. Pemprov Kalteng telah menyiapkan hingga 10 juta liter air bersih yang didistribusikan menggunakan armada tangki ke berbagai wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan. Selain air bersih, pemerintah juga memberikan dukungan melalui berbagai program bantuan pangan dan bantuan tunai.
“Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, program KHBS dan bantuan pangan tetap berjalan. Pemerintah akan terus memperkuat program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya, Selasa, 29 September 2026.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, mengingatkan jajaran kelurahan untuk terus menyosialisasikan program KHBS kepada masyarakat, termasuk mekanisme dan kriteria penerima manfaat. Bagi masyarakat yang merasa memenuhi kriteria tetapi belum memperoleh bantuan, Linae meminta agar laporan disampaikan melalui lurah, relawan, maupun kanal pengaduan Lapor Gub.
Setiap laporan akan melalui proses verifikasi dan validasi untuk memastikan kelayakan calon penerima. “Data yang disampaikan akan diverifikasi dan divalidasi kembali agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” katanya.
Linae menambahkan, penyaluran bantuan pangan bersama BLT KHBS merupakan bagian dari upaya pemerintah membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di tengah kondisi yang berdampak terhadap kehidupan dan aktivitas warga. Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran pemerintah dalam merespons berbagai persoalan yang dihadapi warga di lapangan. (MMC Kalteng)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....