Gubernur Kalteng Hadiri Grand Final Domino ORADO
- 20 Agt 2026 10:23 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menghadiri Grand Final Turnamen Domino ORADO Gubernur Kalteng Cup 2026 di Bundaran Besar Kota Palangka Raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan olahraga dan silaturahmi yang melibatkan masyarakat serta komunitas olahraga di Kalimantan Tengah.
Kegiatan yang digelar melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Isen Mulang FC, dan ORADO ini dirangkai dengan Ramah Tamah Isen Mulang FC. Acara turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Tengah.
Usai menghadiri grand final, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan rasa senangnya melihat antusiasme masyarakat yang hadir. Menurutnya, kegiatan olahraga dapat menjadi sarana memberikan hiburan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami tentu senang dapat memberikan kegembiraan kepada masyarakat. Melihat mereka antusias dan menikmati kegiatan ini menjadi kebanggaan bagi kami,” ujarnya, Selasa 18 Agustus 2026.
Gubernur juga menilai tingginya minat masyarakat terhadap sepak bola terlihat dari antusiasme yang ditunjukkan dalam berbagai kegiatan yang digelar. Menurutnya, meskipun terdapat antrean panjang dan beragam tanggapan dari masyarakat, hal tersebut tidak mengurangi tingginya minat terhadap olahraga sepak bola.
“Minat masyarakat terhadap sepak bola sangat tinggi. Meskipun terdapat antrean panjang dan berbagai tanggapan, antusiasme masyarakat tetap lebih besar. Itu yang penting,” ucapnya.
Lebih lanjut, Agustiar Sabran menegaskan sepak bola dapat menjadi wadah mempererat persatuan di tengah keberagaman. Ia menyebut pemain Kalteng FC berasal dari berbagai daerah di Indonesia hingga sejumlah negara, seperti Brasil, Mali, dan Portugal.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga mendorong pembinaan sepak bola usia dini untuk melahirkan talenta muda berprestasi.
“Tujuan kita melalui sepak bola ini adalah melahirkan talenta-talenta muda, baik pada kelompok usia 15, 18, maupun 21 tahun. Sepak bola menjadi olahraga yang dapat menyatukan masyarakat dan sejalan dengan falsafah Huma Betang yang menjunjung kebersamaan,” ujarnya. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat persatuan, kebersamaan, serta kondusivitas di Kalimantan Tengah. (MMC Kalteng)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....