Sekolah Perkuat Mitigasi Bencana Hadapi Ancaman Kabut Asap

  • 07 Agt 2026 09:07 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kabut asap akibat kebakaran hutan masih menjadi keresahan masyarakat Kota Palangka Raya dalam beberapa waktu terakhir. Dalam hal ini, berbagai sektor melakukan penyesuaian selama potensi kabut asap masih berlangsung, termasuk sektor pendidikan.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Muhamad Aswani, mengatakan pihaknya telah mengeluarkan Surat Edaran yang mengimbau pelajar mengurangi aktivitas di luar ruangan dan mengenakan masker untuk menjaga kesehatan. Selain itu, Dinas Pendidikan juga memberikan wewenang kepada sekolah di wilayah rawan kebakaran untuk menunda pembelajaran apabila kondisi kualitas udara semakin memburuk.

“Kemarin kita juga baru mengeluarkan Surat Edaran memberikan kewenangan kepada seluruh kepala sekolah ya, apabila Satuan Pendidikan di wilayahnya itu terindikasi kualitas udara berbahaya atau tidak baik untuk kesehatan, mereka bisa memutuskan untuk melakukan penundaan pembelajaran,” katanya, saat mengisi program Dialog Kalteng Menyapa di Pro 1 RRI Palangka Raya, Kamis, 6 Agustus 2026.

Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Palangka Raya, Sahrimbudin, mengatakan pihaknya terus memberikan edukasi kebencanaan ke sekolah-sekolah melalui program Satuan Pendidikan Aman Bencana. BPBD juga bekerja sama dengan sekolah untuk membekali siswa pengetahuan mitigasi bencana saat kegiatan MPLS di awal tahun pelajaran baru.

“Terkait dengan sekolah tangguh bencana, selama ini juga kita dari BPBD sudah membentuk beberapa di satuan pendidikanyang rawan bencana di sekolah mungkin nanti bisa ditindaklanjuti. Dan juga sudah melaksanakan KIE baik menggunakan kegiatan dari BPBD maupun juga dilaksanakan waktu MPLS,” katanya.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan sekolah menghadapi dampak kabut asap dan potensi bencana lainnya. Dengan edukasi yang rutin, siswa dan tenaga pendidik diharapkan lebih memahami cara melindungi diri saat kualitas udara memburuk.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi kualitas udara dan menjaga kesehatan selama musim kemarau berlangsung. Kerja sama antara Dinas Pendidikan, BPBD, sekolah, dan orang tua dinilai penting agar proses belajar tetap berjalan aman di tengah ancaman kabut asap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....