Karhutla Merambah Permukiman di Lingkar Luar Mahir Mahar
- 03 Agt 2026 12:04 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai merambah kawasan permukiman padat penduduk juga di lahan yang berada berada di area Lingkar Luar Mahir Mahar, Kota Palangka Raya. Kobaran api yang mendekati rumah penduduk membuat petugas gabungan bersama relawan bergerak cepat melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke kawasan permukiman.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan Bencana BPBD Kota Palangka Raya, Heri Fauzi, mengatakan proses pemadaman dilakukan secara manual menggunakan peralatan sederhana karena di lokasi kejadian tidak tersedia sumber air. Sementara itu, mobil tangki pemadam sedang melakukan pengisian air di titik pengambilan air terdekat sehingga petugas di lapangan harus memanfaatkan peralatan manual sambil menunggu pasokan air tiba.
"Upaya pemadaman secara manual ini dilakukan karena memang sumber air tidak ada. Sementara mobil tangki lagi melakukan pengisian di tempat pengambilan air. Sementara menunggu, teman-teman dari relawan dan BPBD melakukan upaya pemadaman secara manual," ujarnya, Minggu, 2 Agustus 2026
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama relawan terus berupaya mengisolasi titik api agar tidak menjalar ke rumah-rumah warga. Kondisi cuaca yang kering disertai vegetasi mudah terbakar menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman sehingga diperlukan kerja sama seluruh pihak untuk mempercepat penanganan di lapangan.
Sementara itu, Lurah Kameloh Baru, Rulisanti, beberapa hari terakhir ini telah dilakukan kegiatan pemadaman api akibat karhutla dengan luasan lahan yang terbakar sampai saat ini mencapai 98 ha selain itu pihaknya juga telah membentuk posko karhutla yang aktif beroperasi selama 24 jam. “Sampai hari ini, tim gabungan masih melakukan pemadaman,” katanya.
Saat ini status kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Palangka Raya telah naik level dari siaga karhutla menjadi tanggap darurat karhutla. Untuk itu masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk membuka lahan dengan cara membakar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....