Pemko Palangka Raya Prioritaskan Penanganan Karhutla yang Dekati Permukiman

  • 01 Sep 2026 22:23 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan dengan menetapkan skala prioritas, terutama terhadap kebakaran yang mulai mendekati kawasan permukiman penduduk. Langkah tersebut dilakukan mengingat luasnya wilayah karhutla yang membutuhkan pengerahan sumber daya secara terukur.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, usai Rapat Paripurna ke-2 masa persidangan I tahun sidang 2026/2027 menjelaskan dalam pelaksanaan pengawasan, pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan personel di lapangan, tetapi juga memanfaatkan teknologi drone untuk memantau kondisi wilayah yang terdampak karhutla. Pemadaman, pembasahan lahan, dan pengawasan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya terpadu pemerintah daerah dalam mengendalikan karhutla.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak kesehatan akibat asap karhutla, layanan kesehatan dan evakuasi juga diperkuat. Tercatat sebanyak 12 orang telah mendapatkan penanganan atau dirujuk dari rumah singgah Dinas Sosial ke fasilitas kesehatan, termasuk dua orang yang dirujuk ke Puskesmas dalam penanganan terakhir.

"Karena itu, pemerintah mengubah skala prioritas dengan mengutamakan penanganan titik api yang sudah menyentuh atau mendekati permukiman warga. Meski demikian, upaya pemadaman di kawasan hutan dan lahan tetap dilakukan bersamaan dengan pengawasan untuk mencegah api meluas,” ucapnya, Selasa, 1 September 2026.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, menyampaikan Pemerintah Kota Palangka Raya mengapresiasi keberadaan rumah oksigen atau ruang oksigen yang difasilitasi berbagai organisasi maupun kelompok masyarakat. "Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan bantuan oksigen di tengah kondisi kualitas udara yang buruk dampak asap karhutla," ujarnya.

Kondisi karhutla yang meluas membuat pengerahan personel tidak dapat hanya difokuskan pada satu lokasi. Warga Palangka Raya yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi layanan darurat call center 112 yang saat ini terintegrasi di Posko Induk untuk mendapatkan pelayanan kesehatan maupun evakuasi.

Layanan ini juga dapat digunakan untuk melaporkan kebakaran yang berada di sekitar permukiman. Dalam satu malam, tercatat 12 aduan masyarakat terkait kebakaran yang mendekati permukiman, di antaranya di Jalan Tampung Penyang dan kawasan Menteng 12, yang kemudian ditindaklanjuti oleh tim di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....