Dinas PUPR Kobar Lanjutkan Pemeliharaan Drainase di Kawitan I

  • 23 Jun 2026 16:30 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kotawaringin Barat melaksanakan kegiatan pemeliharaan drainase di kawasan Kawitan I, Kecamatan Arut Selatan, Sabtu, 20 Juni 2026. Bidang Sumber Daya Air dan Tim Satuan Tugas (Satgas) Sumber Daya Air mengerjakan ini sebagai upaya berkelanjutan dalam mengantisipasi terjadinya banjir dan genangan air saat musim hujan.

Kegiatan pemeliharaan dilakukan pada saluran drainase dengan panjang sekitar 61 meter dan lebar 5 meter. Langkah ini merupakan bagian dari program rutin Dinas PUPR dalam menjaga fungsi saluran drainase agar tetap optimal dalam mengalirkan air hujan menuju saluran pembuangan akhir.

Kepala Dinas PUPR melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air, Nety, menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim Satgas Sumber Daya Air mencakup berbagai pekerjaan pemeliharaan, mulai dari pembersihan hingga perbaikan saluran.

“Tim Satgas Sumber Daya Air melaksanakan pembersihan rutin berupa pengangkatan endapan lumpur atau sedimen serta sampah yang berada di dalam saluran. Selain itu juga dilakukan normalisasi dan perbaikan pada bagian dinding saluran yang mengalami keretakan maupun konstruksi yang mengalami ambles. Kami juga melakukan pembabatan rumput dan pembersihan gulma atau tanaman liar yang berpotensi menghambat aliran air,” ujar Nety.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki sejumlah tujuan penting, terutama dalam mendukung pengendalian banjir dan menjaga kualitas lingkungan di wilayah perkotaan.

“Pemeliharaan drainase dilakukan untuk memastikan aliran air hujan dapat mengalir dengan lancar menuju pembuangan akhir sehingga dapat mencegah terjadinya genangan maupun banjir di kawasan permukiman. Selain itu, kebersihan saluran juga berperan dalam menjaga sanitasi lingkungan dengan mencegah pencemaran air serta mengurangi potensi berkembangnya sarang nyamuk yang dapat menimbulkan berbagai penyakit,” ucapnya.

Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya perawatan infrastruktur agar saluran drainase memiliki usia pakai yang lebih panjang serta mencegah kerusakan jalan yang dapat terjadi akibat luapan air.

Nety berharap keberlanjutan program pemeliharaan drainase dapat didukung oleh seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan. Menurutnya, keberhasilan pengendalian banjir tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak sangat kami harapkan demi terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas banjir. Masyarakat juga diharapkan turut menjaga kebersihan saluran drainase dengan tidak membuang sampah sembarangan agar fungsi drainase tetap optimal,” katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....