Sapi Peternak di Kobar Melahirkan Pedet Kembar Hasil Inseminasi Buatan
- 18 Agt 2026 07:07 WIB
- Palangkaraya
Poin Utama
- Indukan sapi milik peternak di Desa Pangkalan Tiga, Kobar, berhasil melahirkan pedet kembar jantan dan betina hasil program Inseminasi Buatan.
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Indukan sapi milik peternak Marmin di Desa Pangkalan Tiga, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat, melahirkan pedet kembar berjenis kelamin jantan dan betina pada Minggu, 16 Agustus 2026. Kedua pedet tersebut lahir dalam kondisi selamat dan sehat.
Petugas Reproduksi Ternak Ali Imron menjelaskan indukan tersebut merupakan hasil program Inseminasi Buatan (IB) yang dilakukan pada 25 Oktober 2025 menggunakan semen pejantan Rocket produksi Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari. Kelahiran ini menjadi istimewa karena merupakan kelahiran pertama bagi indukan dan menghasilkan dua pedet sekaligus setelah masa kebuntingan sekitar delapan bulan 21 hari.
“Ini merupakan kelahiran pertama dan yang menarik adalah indukan berhasil melahirkan pedet kembar, satu jantan dan satu betina, dalam kondisi selamat,” ujar Imron.
Peternak Marmin mengaku bersyukur dan gembira atas kelahiran dua pedet tersebut. Ia mengaku tidak menyangka satu kali kebuntingan dapat menghasilkan dua anak sapi sekaligus.
“Saya sangat senang dan tidak menyangka bisa mendapatkan dua pedet sekaligus. Pedet yang kedua lahir sekitar satu jam setelah pedet pertama dan alhamdulillah keduanya dapat lahir dengan selamat,” kata Marmin.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kobar Muhamad Samsudin menyampaikan apresiasi kepada petugas reproduksi dan pemilik ternak atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, kelahiran pedet kembar menjadi hasil positif dalam pengembangan populasi ternak sekaligus menunjukkan manfaat penerapan teknologi reproduksi melalui IB.
“Selamat kepada petugas reproduksi dan Pak Marmin atas kelahiran pedet kembar ini. Ini merupakan hasil yang sangat baik karena dalam satu kelahiran mendapatkan dua pedet sekaligus, jantan dan betina. Semoga kedua pedet dapat tumbuh sehat dan menjadi ternak unggul yang memberikan manfaat bagi peternak,” ucap Samsudin.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi peternak lainnya untuk meningkatkan manajemen pemeliharaan ternak, terutama dalam aspek reproduksi, pemberian pakan dan nutrisi, kesehatan, serta sanitasi kandang. "Kami mendorong peternak untuk terus memanfaatkan layanan reproduksi ternak sebagai bagian dari upaya pengembangan populasi dan peningkatan mutu genetik ternak di Kabupaten Kotawaringin Barat," Samsudin mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....