Dinas PUPR Kobar Lakukan Pemeliharaan Saluran Induk Pengendali Banjir

  • 15 Jun 2026 20:51 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melalui Bidang Sumber Daya Air melaksanakan kegiatan pemeliharaan Saluran Induk Pengendali Banjir di Jalan Ahmad Wongso, Kawasan Saluran Sungai Bamban, Kecamatan Arut Selatan, pada Senin, 15 Juni 2026.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga fungsi saluran drainase utama agar aliran air hujan tetap lancar menuju muara. Pemeliharaan meliputi pembersihan sedimentasi, sampah, serta vegetasi yang berpotensi menghambat aliran air di sepanjang saluran.

Kepala Dinas PUPR melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air, Nety Juniarti Ningsih, menyampaikan bahwa pemeliharaan saluran induk merupakan kegiatan rutin yang penting untuk mengurangi risiko terjadinya genangan maupun banjir di kawasan permukiman dan infrastruktur publik.

“Pemeliharaan saluran induk pengendali banjir ini merupakan langkah preventif untuk memastikan aliran air hujan dapat mengalir dengan baik menuju muara. Dengan kondisi saluran yang terjaga, risiko genangan di kawasan permukiman maupun kerusakan infrastruktur akibat luapan air dapat diminimalkan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan saluran pengendali banjir memiliki peran strategis dalam sistem drainase perkotaan, khususnya di wilayah Kecamatan Arut Selatan yang menjadi salah satu kawasan dengan aktivitas masyarakat yang cukup padat.

Nety berharap kapasitas saluran tetap optimal dalam menampung dan mengalirkan debit air saat curah hujan tinggi. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke dalam saluran air.

“Keberhasilan pengendalian banjir tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan saluran dan lingkungan sekitar,” kata Nety.

Dengan dilaksanakannya pemeliharaan Saluran Induk Pengendali Banjir di Kawasan Sungai Bamban, diharapkan sistem drainase dapat berfungsi secara maksimal sehingga permukiman warga dan infrastruktur publik tetap aman dari potensi genangan maupun banjir saat musim hujan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....