Gandeng Petani Sawit, Damkar Kobar Gelar Simulasi Tanggap Kebakaran
- 10 Jun 2026 03:14 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar sosialisasi serta pelatihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Kegiatan ini ditujukan bagi anggota Asosiasi Petani Lestari Kelapa Sawit (APLKS) Kotawaringin Barat di Aula Kecamatan Pangkalan Lada, Minggu, 7 Juni 2026.
Rangkaian pembekalan ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari jajaran pengurus asosiasi, kelompok pekebun, hingga koperasi pekebun kelapa sawit setempat. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan taktis para peserta dalam mencegah serta menangani insiden kebakaran secara cepat dan tepat.
Kepala Seksi Peningkatan Kapasitas Aparatur dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Damkar Kobar, Ika Irawati, menyampaikan bahwa edukasi kepada masyarakat, termasuk di sektor industri perkebunan, merupakan pilar penting dalam menekan angka kejadian kebakaran di lapangan.
“Pencegahan merupakan langkah yang paling efektif dalam mengurangi risiko kebakaran. Melalui kegiatan ini kami berharap para pekebun dapat memahami potensi bahaya kebakaran di lingkungan kerja maupun permukiman, serta mampu melakukan tindakan awal yang tepat sebelum petugas tiba di lokasi,” ujar Ika Irawati.
Selain mendapatkan pendalaman materi teori, peserta juga ditantang langsung dalam pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta simulasi pemadaman api berskala kecil. Selama kegiatan berlangsung, para petani kelapa sawit dibekali pemahaman komprehensif mengenai identifikasi penyebab kebakaran, langkah mitigasi, prosedur tanggap darurat, hingga tata cara penggunaan APAR yang aman.
Sementara itu, Kabid Pencegahan Dinas Damkar dan Penyelamatan Kobar, Kananto, menegaskan bahwa tingkat kesiapsiagaan mandiri dari masyarakat menjadi faktor penentu dalam meminimalkan dampak kerugian materiil maupun korban jiwa akibat kebakaran.
“Kami mendorong seluruh peserta untuk menerapkan budaya sadar bahaya kebakaran di lingkungan masing-masing. Pengetahuan yang diperoleh hari ini diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga, rekan kerja, dan masyarakat sekitar sehingga upaya pencegahan kebakaran dapat dilakukan secara bersama-sama,” kata Kananto memaparkan.
Tingginya antusiasme peserta terlihat saat sesi diskusi interaktif dan simulasi lapangan berlangsung. Melalui agenda ini, Dinas Damkar Kobar berharap jalinan sinergi dan kemitraan antara pemerintah dan kelompok tani siber semakin kuat demi mewujudkan lingkungan yang aman dan tangguh.
"Selain meningkatkan aspek keselamatan kerja, pelatihan ini sekaligus mendukung penguatan kapasitas pekebun dalam memenuhi standar pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan," ucap Kananto, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....