Bank Indonesia Gelar TOT SIAPIK 2026 Bagi UMKM Kalteng

  • 18 Feb 2026 21:08 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Training of Trainers (TOT) Pelatihan Penggunaan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK) pada 12–13 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan upaya memperkuat kapasitas pendamping dan pengajar dalam meningkatkan literasi serta tata kelola keuangan pelaku usaha dan lembaga berbasis komunitas.

Pelatihan tersebut merupakan kolaborasi antara Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, UIN Palangka Raya melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), serta Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Kalimantan Tengah. Program ini menjadi bagian dari penguatan pencatatan dan pelaporan keuangan bagi UMKM dan klaster usaha di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.

Pemateri pelatihan, Akhmad Jaeroni, yang bekerja sama dengan Departemen Ekonomi dan Keuangan Inklusif (DEIH) Bank Indonesia, menjelaskan penggunaan SIAPIK sebagai alat bantu pencatatan keuangan yang sederhana, terstandar, dan mudah diterapkan oleh pelaku usaha maupun lembaga berbasis komunitas. Pelatihan dirancang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif melalui praktik langsung penggunaan aplikasi.

Ia menambahkan, tujuan utama pelatihan SIAPIK adalah meningkatkan literasi dan keterampilan pencatatan keuangan, khususnya dalam penyusunan laporan keuangan yang rapi, akuntabel, dan mudah dianalisis.

“Dengan kemampuan tersebut, diharapkan UMKM dan klaster usaha dapat meningkatkan kredibilitas usahanya serta memperluas akses terhadap pembiayaan formal,” ujarnya, Rabu, 18 Februari 2026.

Pada kesempatan itu, Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah juga memberikan sosialisasi program Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah guna meningkatkan kesadaran peserta tentang pentingnya mengelola rupiah secara bijak, khususnya di kalangan UMKM.

Melalui penyelenggaraan TOT SIAPIK 2026, diharapkan tercipta ekosistem pencatatan keuangan yang lebih tertib dan profesional di Kalimantan Tengah, sehingga mampu mendorong penguatan ekonomi umat dan pengembangan sektor riil daerah secara berkelanjutan.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta, terdiri atas 28 perwakilan MES kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah dan 22 dosen FEBI UIN Palangka Raya. Para peserta dipersiapkan menjadi trainer dan pendamping yang akan menularkan pengetahuan serta keterampilan penggunaan SIAPIK kepada pelaku usaha dan klaster binaan Bank Indonesia di wilayah Kalimantan Tengah.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Palangka Raya, Dr. Muhammad Nasir; Dekan FEBI UIN Palangka Raya, Dr. Tri Hidayati; Sekretaris Umum MES Kalimantan Tengah, H. Heru Hidayat; Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, H. Abdul Wahid Aha; perwakilan Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, Gundo Utomo; serta sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan daerah lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....