Pesona Tambun Bungai 2026 Diyakini Dongkrak Ekonomi dan Promosi Wisata
- 25 Mei 2026 22:56 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kehadiran event Pesona Tambun Bungai mendapat sambutan positif dari masyarakat Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut dinilai mampu memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat luas.
Warga Kota Palangka Raya yang juga dosen FISIP PGRI Palangka Raya, Wiwik Suprapti, mengapresiasi kegiatan yang digagas Bank Indonesia tersebut. Menurutnya, event itu menjadi sarana promosi budaya sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
Ia menilai, event besar seperti Pesona Tambun Bungai tidak hanya menjadi ajang hiburan. Kegiatan itu juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kalimantan Tengah.
Menurut Wiwik, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan merasakan peningkatan produksi dan pendapatan. Hal itu seiring meningkatnya aktivitas ekonomi selama kegiatan berlangsung.
Ia mengatakan, setiap event besar yang digelar di Kalimantan Tengah selalu membawa pengaruh positif terhadap geliat perekonomian daerah. Karena itu, promosi Pesona Tambun Bungai yang dilakukan secara luas diyakini dapat menarik perhatian masyarakat dari dalam maupun luar daerah.
“Sebagai masyarakat Kalimantan Tengah, saya bangga karena Kalteng terus menghadirkan event yang mampu menarik minat wisatawan dan memperkenalkan kekayaan budaya lokal,” katanya, Senin, 25 Mei 2026.
Melalui Pesona Tambun Bungai tahun ini, Wiwik berharap momentum tersebut dapat meningkatkan kunjungan wisata. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan memperkuat citra Kalimantan Tengah sebagai daerah yang kaya budaya dan potensi ekonomi.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias, mengatakan kegiatan Pesona Tambun Bungai tahun ini digelar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam pengembangan UMKM. “Tahun 2026 ini PTB mengusung konsep 3E yakni exhibition, education, dan empowerment,” ujarnya.
Ia berharap event Pesona Tambun Bungai yang akan dilaksanakan pada 29-31 Mei 2026 dapat menghidupkan perekonomian daerah. Kegiatan yang melibatkan 12 pelaku UMKM pilihan itu diharapkan mampu memperluas pasar produk UMKM Kalimantan Tengah, mulai dari wastra, kriya, hingga olahan makanan dan minuman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....