Penguatan SDM Jadi Fokus Pengembangan UMKM Kalteng 2025
- 09 Des 2025 21:33 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Upaya peningkatan kapasitas pelaku usaha kecil di Kalimantan Tengah pada tahun 2025 kini semakin terarah. Setelah sebelumnya pemerintah daerah memberikan berbagai bantuan bagi UMKM, kini fokus diarahkan pada penguatan kompetensi sumber daya manusia serta penyediaan peralatan penunjang usaha mikro.
Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah dari Partai Demokrat, Junaidi, mengatakan meskipun proyeksi APBD Kalimantan Tengah diperkirakan mengalami penurunan pada 2026 mendatang, hal tersebut diharapkan tidak mematahkan semangat pelaku UMKM untuk tetap berkarya dan berkembang. Ia menjelaskan, APBD Kalteng tahun 2024 sebesar Rp10,2 triliun, kemudian turun menjadi Rp8,3 triliun pada 2025, dan diproyeksikan kembali turun hingga Rp5,4 triliun pada 2026.
“Namun kondisi ini diharapkan tidak mematahkan semangat usaha mikro kecil di Kalteng untuk tetap produktif dan berkembang. Kita juga memerlukan dukungan dari investor dan perbankan untuk berkontribusi dalam pengembangan UMKM melalui program Kredit Usaha Rakyat atau KUR,” ujarnya, Senin (8/12/2025).
Sementara itu, Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyampaikan bahwa pertumbuhan UMKM di Kota Palangka Raya terus digerakkan melalui kerja sama dengan pihak perbankan, salah satunya Bank Indonesia Perwakilan Kalteng. Dukungan tersebut difokuskan bagi penguatan UMKM sektor mikro.
“Kami bersyukur, dengan dukungan Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi Palangka Raya sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah terus mengalami peningkatan,” ucapnya.
Melalui pembentukan dana investasi daerah maupun penyediaan kredit mikro berbunga rendah, diharapkan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan permodalan usaha serta mendorong pertumbuhan sektor ekonomi lokal. Selain itu, peningkatan investasi juga perlu didukung melalui strategi promosi yang intensif dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....