Pemko Palangka Raya dan BI Bersinergi Kendalikan Inflasi Menjelang Idulfitri

  • 12 Mar 2026 22:07 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Bank Indonesia bersama Pemerintah Kota Palangka Raya terus berupaya mengendalikan tingkat inflasi bahan pokok di masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia dengan harga yang stabil selama Ramadan hingga Idulfitri.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias, mengatakan pihaknya bersama pemerintah daerah tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Melalui tim tersebut, Bank Indonesia terus berkoordinasi untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan bagi masyarakat.

“Terutama dalam menjaga stabilitas harga yang kaitannya dengan inflasi, kami bersama pemerintah kota melalui TPID di Palangka Raya terus melakukan koordinasi untuk memastikan berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya bahan-bahan pokok, dapat terpenuhi baik dari sisi pasokan maupun harga yang tetap stabil,” katanya saat mengisi program dialog interaktif di RRI Palangka Raya Pro 1, Rabu, 11 Maret 2026.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan selain memperkuat sinergi melalui TPID, pemerintah kota juga menjalankan berbagai program untuk menjaga keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat.

Salah satu program yang dilaksanakan adalah Gerakan Pangan Murah serta pasar penyeimbang yang digelar di sejumlah lokasi. Program tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Pemerintah kota juga melaksanakan pasar murah dan pasar penyeimbang di beberapa pasar. Bahkan kegiatan pasar penyeimbang ini dilakukan rutin, misalnya setiap hari Sabtu di Pasar Datah Manuah, untuk memastikan harga tetap terjangkau oleh masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah kota juga melakukan pengawasan langsung terhadap harga bahan pokok di berbagai pusat perdagangan, mulai dari pasar tradisional hingga pusat distribusi, guna memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang merugikan masyarakat.

Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah daerah bersama Bank Indonesia berharap stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga selama Ramadan hingga Idulfitri, sekaligus menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan menengah ke bawah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....