FBIM Kalteng Mendorong Pengembangan dan Pelestarian Budaya Daerah

  • 18 Mei 2026 19:16 WIB
  •  Palangkaraya

RRI,CO.ID, Palangka Raya - Kemeriahan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) memperingati HUT ke-69 Kalteng tampak di beberapa lokasi khususnya di GOR Indoor Serbaguna Tjilik Riwut km 5,5 Palangka Raya. Tahun ini FBIM diikuti sebanyak 127 peserta yang terdiri dari Forkopimda, Pemerintah Kabupaten/Kota, Perangkat Daerah Provinsi Kalteng, Instansi Vertikal, BUMD/BUMN, Mitra Kerja Perbankan, dan UMKM.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat mempercepat pembangunan ekonomi daerah, mempromosikan potensi dan produk unggulan daerah agar dapat menarik investor baik dari dalam maupun luar negeri, serta memupuk kecintaan dan kepercayaan akan produk dalam negeri dalam rangka mendukung program nasional Bangga Buatan Indonesia.

Menurut Pamong Budaya Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kota Palangka Raya, P Lampang Tandang, meski dengan efisiensi anggaran namun tim Kota Palangka Raya tetap mengikuti 12 cabang lomba FBIM Kalteng.

"Meski Festival Palangka tahun ini tidak dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Palangka Raya. Selain itu pula melalui FBIM diharapkan menjadi indikator menarik wisatawan baik asing maupun lokal,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin optimistis kontingen Kota Palangka Raya mampu kembali meraih prestasi dan mempertahankan gelar juara umum FBIM. "Saya yakin dengan kerja tim yang solid dipastikan kotingen FBIM Kota Palangka Raya akan meraih juara,” ujarnya.

Melalui Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) memeriahkan HUT ke-69 Kalteng yang setiap tahun diselenggarakan dapat menjadi wadah untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat luas sekaligus memperkuat identitas daerah di tengah perkembangan zaman. Selain itu, FBIM juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kalimantan Tengah.

Hadirnya pelaku UMKM, pengrajin, hingga seniman daerah dalam festival ini membuka peluang promosi produk lokal kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. FBIM juga menjadi langkah strategis untuk menjaga keberagaman budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan potensi daerah berbasis kearifan lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....