KSBN Gelar Rakernas di Palangka Raya Mendorong Kolaborasi Musik Nusantara

  • 14 Jun 2026 00:08 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Dewan Pimpinan Wilayah Komite Seni Budaya Nusantara (DPW KSBN) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Kegiatan berlangsung di Hotel Neo Palangka Raya, selama dua hari dari 12-13 Juni 2026.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian agenda organisasi setelah pelantikan kepengurusan DPW KSBN Kalimantan Tengah Masa Bakti 2026–2031 yang dilaksanakan sehari sebelumnya. Ketua panitia Rakernas KSBN Kalteng, Natalia Asi, menyampaikan Rakernas dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP KSBN Indonesia, Mayjen (Purn) Hendardji Soepandji, dan menjadi momentum penyusunan program kerja nasional periode 2026–2027.

Berbagai agenda strategis dibahas dalam forum tersebut, termasuk penguatan seni budaya daerah sebagai bagian dari identitas nasional yang perlu terus dikembangkan dan dipromosikan. Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian dalam Rakernas tahun ini adalah pelaksanaan kolaborasi Musik Nusantara yang akan melibatkan seluruh perwakilan daerah di Indonesia.

Kegiatan berskala nasional ini direncanakan digelar di Kalimantan Tengah atau Jawa Timur dengan menampilkan kekayaan musik tradisional dari berbagai daerah,” ucapnya, ,Sabtu, 13 Juni 2026.

Lebih lanjut Natalia menyampaikan Kalimantan Tengah sendiri berencana menampilkan seni musik khas daerah seperti Karungut dan berbagai kesenian tradisional lainnya. Setiap daerah akan membawa identitas budayanya masing-masing untuk dipadukan dalam sebuah pertunjukan kolaboratif yang mencerminkan keberagaman budaya Nusantara.

Program ini diharapkan menjadi ruang interaksi dan pertukaran budaya antardaerah secara berkelanjutan. Selain kolaborasi musik, Rakernas juga menyoroti pentingnya penguatan eksistensi budaya lokal melalui pelestarian kearifan lokal di setiap daerah.

“Para peserta sepakat mengangkat keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia, karena merupakan aset bangsa yang harus terus dijaga, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi mendatang melalui berbagai program seni dan budaya,” katanya.

Dalam Rakernas 2026 ini, KSBN juga menyampaikan dukungannya terhadap upaya menjadikan Merauke dan Manado sebagai Kota Musik Dunia. Kedua daerah dinilai memiliki kekuatan budaya dan sumber daya manusia yang mumpuni di bidang musik.

Upaya tersebut akan diperjuangkan secara bertahap mulai dari tingkat daerah hingga pemerintah pusat dengan harapan mendapat pengakuan yang lebih luas, termasuk di tingkat internasional.

Sementara itu Ketua Umum Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN), Mayjen TNI (Purn) Hendardji Soepandji, menegaskan bahwa budaya merupakan rumah bersama yang harus dirawat oleh seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keindahan dan keberlangsungan budaya sangat bergantung pada komitmen bersama untuk terus melestarikan dan mengembangkannya.

“Melalui Rakernas tahun ini, KSBN mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bergandengan tangan menjaga budaya Nusantara agar tetap hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan bangsa di masa depan,”ujarnya.

Rakernas KSBN di Palangka Raya yang berlangsung tahun ini mengusung tema Ketahanan bangsa wujud oleh eksistensi budaya adat nusantara. Kegiatan ini dihadiri puluhan perwakilan pencinta seni budaya dan pemerhati seni budaya dari beberapa daerah di Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....