Generasi Muda Diminta Maknai Pancasila
- 05 Okt 2026 20:01 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Momentum Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026 diharapkan tidak hanya dimaknai generasi muda sebagai bagian dari sejarah, tetapi juga menjadi refleksi untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini disampaikan Ketua PW Sapma Pemuda Pancasila Kalimantan Tengah, Muhammad Enrico Hamlizar Tulis, kepada RRI ketika dimintai tanggapan memaknai peristiwa Gerakan 30 September 1965 dan relevansinya bagi generasi muda saat ini.
Enrico mengatakan, peristiwa 1965 menjadi bagian dari sejarah perjuangan mempertahankan Pancasila ketika ideologi tersebut menghadapi ancaman untuk digeser. Menurutnya, generasi muda perlu memahami sejarah tersebut sekaligus mengambil nilai perjuangan dan semangat mempertahankan Pancasila dalam menghadapi tantangan pada masa kini.
"Saya menilai, tantangan yang dihadapi masyarakat Kalimantan Tengah saat ini memiliki bentuk berbeda, salah satunya bencana kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Momentum Hari Kesaktian Pancasila pada 2026 dinilai menjadi pengingat bahwa nilai Pancasila perlu diwujudkan melalui kepedulian, gotong royong, dan tindakan nyata dalam menghadapi persoalan lingkungan dan sosial,” ucapnya, Kamis, 1 Oktober 2026.
Enrico selaku pemuda Sapma Pancasila mengajak generasi muda tidak hanya mengingat Pancasila sebagai sejarah, tetapi menjadikannya sebagai kompas moral dalam bertindak. Menurutnya, semangat tersebut perlu dibuktikan melalui kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah yang menjunjung kepedulian, persatuan, dan tanggung jawab bersama.
Sementara itu, Ketua Aliansi Dayak Bersatu, Megawati Asmin, memaknai Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum untuk memperkokoh Pancasila sebagai ideologi bangsa sekaligus memperkuat persatuan dalam menghadapi berbagai ancaman. "Menurut saya, peringatan setiap 1 Oktober menjadi pengingat pentingnya menjaga ketahanan ideologi negara dan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujarnya.
Megawati mengatakan, Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan serta pengorbanan para perwira tinggi TNI Angkatan Darat dan korban lainnya dalam tragedi 1965. Penghormatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dan semangat untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum mempererat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman. Semangat kebersamaan, solidaritas sosial, dan solidaritas nasional perlu terus diperkuat agar masyarakat tidak mudah terpecah serta bersama-sama menjaga keutuhan NKRI.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....