Polda Kalteng Siapkan Rumah Oksigen Gratis

  • 09 Sep 2026 09:39 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) melalui Rumah Sakit (RS) Bhayangkara TK. III Palangka Raya menyiapkan fasilitas Rumah Oksigen secara gratis bagi personel Polri dan masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Fasilitas tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan kesehatan, khususnya masalah pernapasan yang berpotensi muncul ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap.

Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, melalui Kepala RS Bhayangkara TK. III Palangka Raya, yang disampaikan Wakarumkit RS Bhayangkara TK. III Palangka Raya, dr. Budi Satria, Sp.DVE, mengatakan penyediaan Rumah Oksigen merupakan bagian dari kesiapsiagaan Polri dalam memberikan dukungan kesehatan selama kondisi kabut asap.

“Rumah Oksigen ini merupakan salah satu bentuk respons kesiapan Polri dalam menghadapi bencana kabut asap. Kami dari bidang kesehatan memiliki tugas untuk mempersiapkan dukungan kesehatan, baik bagi personel Polri maupun masyarakat,” ujar dr. Budi, Senin, 7 September 2026.

Menurutnya, gangguan pernapasan menjadi salah satu dampak yang dapat cepat dirasakan masyarakat ketika kualitas udara menurun. Karena itu, terapi oksigen disiapkan sebagai pertolongan awal bagi mereka yang mengalami keluhan pernapasan.

“Kalau kabut asap begitu tebal, kualitas udara dan ketersediaan oksigen yang dihirup tentu menjadi persoalan. Rumah Oksigen ini kami hadirkan agar personel maupun masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan bisa mendapatkan terapi oksigen sebagai pertolongan pertama,” katanya.

dr. Budi menegaskan, masyarakat maupun personel yang memanfaatkan fasilitas tersebut tidak dikenakan biaya. Selain fasilitas tetap, RS Bhayangkara TK. III Palangka Raya juga menyiapkan Rumah Oksigen mobile. Fasilitas ini menggunakan kendaraan ambulans yang dilengkapi generator dan oksigen konsentrator sehingga dapat dipindahkan ke lokasi yang membutuhkan pelayanan oksigen.

“Karena sifatnya mobile, kapan pun dibutuhkan, fasilitas ini bisa kita geser atau ditempatkan di lokasi yang membutuhkan,” ucapnya.

Untuk fasilitas tetap, Rumah Oksigen disiapkan di sejumlah lokasi, salah satunya berada di lingkungan Polda Kalteng, tepatnya di Klinik Kesehatan Jalan Rinjani. Selain itu, terdapat posko semi-stationary di Mako Dulin Kandang yang turut menjadi titik kesiapsiagaan personel dalam penanganan karhutla.

Fasilitas tersebut pada prinsipnya terbuka bagi personel Polri maupun masyarakat umum yang membutuhkan pelayanan oksigen akibat gangguan pernapasan. Dari sisi kapasitas, Rumah Oksigen memiliki lima tempat tidur untuk pelayanan dan satu tempat tidur yang dapat digunakan untuk observasi maupun menunggu.

Fasilitas itu juga dilengkapi tabung oksigen serta tempat tidur tambahan yang dapat digerakkan apabila jumlah pasien meningkat. “Kalau penuh sekali, tetap bisa kita gunakan dengan menambah velbed dan stok tabung oksigen yang kita miliki,” ujarnya.

Namun, apabila kondisi pasien tidak membaik setelah mendapatkan terapi oksigen, pihak RS Bhayangkara akan melakukan rujukan ke rumah sakit untuk memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.

“Kalau setelah diberikan terapi oksigen tidak menunjukkan perbaikan, pasien akan kita dorong ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....